Malang Raya
Polisi Sebut Mahasiswa STIKES Kepanjen Meninggal Dunia Bukan Karena Miras
Kompol Mas Ahmad Sujalmo membantah dugaan itu. Polisi tidak menemukan alkohol dalam tubuh Rifky, maupun di rumah kontrakan.
Penulis: David Yohanes | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Mohamad Rifky Nurdiansyah ( 25) ditemukan sekarat di rumah kontrakan di Jalan Sidodadi, Desa Pangungrejo, Kecamatan Kepanjen, Sabtu ( 21/1/2017). , Mahasiswa STIKES Kepanjen itu kemudian meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit.
Sempat muncul dugaan Rifky meninggal karena over dosis minuman keras (miras). Hal ini berdasar pengakuan teman-temannya yang mencium aroma alkohol di tubuh Rifky.
Namun, Kapolsek Kepanjen, Kompol Mas Ahmad Sujalmo membantah dugaan itu. Polisi tidak menemukan alkohol dalam tubuh Rifky, maupun di rumah kontrakan.
“Kalau meninggal karena minuman keras, kornea dan pupil mata berubah menejadi keruh. Hasil pemeriksaan, kornea dan pupilnya tetap jernih. Jadi bukan karena miras,” terang Sujalmo, Minggu (21/1/2017).
Dari penjelasan pihak keluarga, Rifky tidak pernah mempunyai riwayat sakit tertentu. Rifky hanya mempunyai kebiasaan selalu tidur dengan kipas angin. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian Rifky.
Jenazah Rifky sempat dibawa ke kamar mayat RS Saiful Anwar (RSSA) Malang. Namun pihak keluarga tidak menghendaki otopsi. Hal ini yang menyulitkan kepolisian mengungkap penyebab kematian Rifky.
“Karena keluarga tidak menghendaki otopsi, jenazahnya langsung dibawa pulang untuk dimakamkan. Tapi kami tetap melakukan penyelidikan. Jika nanti ada bukti baru, kami akan kembangkan kasusnya,” tandas Suhalmo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ilustrasi-jenazah_20160518_193947.jpg)