Malang Raya

Pemkot Malang Belum Bentuk Pansel Untuk Lelang Kursi Kasatpol PP

Selama ini Satpol PP berperan dalam penegakan peraturan daerah. Dia khawatir tidak adanya kepala di satuan tersebut akan terkendala pada beberapa hal.

SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Satpol PP Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Posisi kepala Satpol PP Kota Malang masih lama akan terisi. Pemkot Malang belum membentuk panitia seleksi (pansel), makanya peminat posisi itu belum bisa mendaftar.

Wawali Kota Malang, Sutiaji mengatakan Pemkot belum membentuk pansel. Menurutnya, pansel berasal dari berbagai unsur, mulai dari pemerintahan hingga akademisi.

“Ini merujuk pada UU 5/2014. UU itu menyebut harus ada pansel karena pejabat eselon II kosong. Andai ada pejabat eselon II, tetap harus ikut fit and proper test,” kata Sutiaji, Rabu (25/1/2017).

Selama ini Satpol PP berperan dalam penegakan peraturan daerah. Dia khawatir tidak adanya kepala di satuan tersebut akan terkendala pada beberapa hal.

“Plt (pelaksana tugas) hanya bisa mengambil keputusan bersifat keseharian. Tapi tidak bisa mengambil kebijakan non-populis,” tambahnya.

Jabatan kepala Satpol PP Kota Malang kosong sejak ditinggal Agoes Edy Poetranto ke Badan Lingkungan Hidup (sekarang Dinas Lingkungan Hidup) pada 18 Juli 2016.

Dalam mutasi akhir Desember lalu, Pemkot Malang masih mengosongkan jabatan tersebut.

Kursi jabatan itu masih kosong karena ada satu pejabat eselon dua yang mengundurkan diri beberapa waktu sebelum proses pelantikan.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved