Rabu, 8 April 2026

Media Sosial

Peristiwa ini Timbulkan Dilema, Mana yang Harus Diselamatkan Lebih Dulu? Keputusannya Mengejutkan

Sebuah aksi penyelamatan heroik direkam masyarakat China baru-baru ini. Ketika itu ada sebuah mobil SUV yang tenggelam ke sungai, lalu penumpangnya

Editor: Adrianus Adhi

SURYAMALANG.com - Sebuah aksi penyelamatan heroik direkam masyarakat China baru-baru ini. Ketika itu ada sebuah mobil SUV yang tenggelam ke sungai, lalu penumpangnya harus diselamatkan.

Saat itu terlihat dilema, mana yang harus diselamatkan. Apakah ia harus selamatkan dirinya sendiri, atau sang bayi?

Melansir dari Shanghaiist, aksi penyelamatan ini terjadi pada Sabtu lalu (27/1/2017) di Changde, Provinsi Hunan, China.

Saat itu satu keluarga hendak pulang usai merayakan Tahun Baru imlek. Untuk tiba di rumahnya, satu keluarga ini menyebrang danau menggunakan kapal feri.

Namun, saat akan menyebrang ke kapal mobil yang mereka tumpangi terjatuh ke danau.

Semua penumpang pun bergegas keluar dari dalam mobil untuk menyelamatkan diri sebelum mobil yang mereka tumpangi itu tenggelam ke dasar air.

Para penumpang di mobil tersebut pun langsung memanjat keatas atap kendaraan untuk menyelamatkan diri.

Salah satu penumpang di dalam mobil itu pun merupakan seorang bayi perempuan kecil yang nyaris ikut tenggelam di dalam mobil.

Saat diatap mobil yang perlahan mulai tenggelang, sang ayah langsung mengambil tindakan responsif agar putri kecilnya itu bisa selamat.

Lihat videonya di bawah ini?

Ditengah rasa panik, bayi mungil yang berada dipelukannya itu langsung dilemparkannya ke arah kerumunan warga yang hendak menolong.

Beruntung, lemparan sang ayah berhasil ditangkap oleh warga. Jarak antara pria tersebut dengan warga yang akan menolong sekitar 2 meter.

Tidak lama kemudian, mobil yang mereka tumpangi tenggelam ke dasar danau.

Aksi heroik pria itupun sempat mendapatkan kritikan dari netizen lantaran sangat beresiko cukup tinggi bagi keselamatan sang bayi.

Namun, pengguna web lainnya mendukung pria tersebut dengan alasan bahwa itu tidak mudah mengambil keputusan ketika berada dalam posisi tertekan seperti itu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved