Malang Raya
Shofia Mega, Mahasiswi UMM Ini Bergelut dengan Kopi, Buku, dan Nikah Muda
"Awalnya nulisnya random. Namun sekarang fokus menulis tentang kopi dan buku," kata mahasiswi semester 4 kelahiran 1 Juli 1997 kepada SURYAMALANG.COM
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Shofia Mega (20), mahasiswi Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini punya kegemaran menulis sejak SMP.
"Awalnya nulisnya random. Namun sekarang fokus menulis tentang kopi dan buku," kata mahasiswi semester 4 kelahiran 1 Juli 1997 kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (9/2/2017). Dia pun mendeklarasikan dirinya sebagai coffee and book blogger di www.sophiamega.com.
Menurut alumnus MAN 3 Malang ini, kopi dan buku memang kesukaannya. Untuk mengisi konten blognya untuk cerita kopi, pada awalnya ia datang ke kedai atas inisiatif sendiri. Namun kemudian belakangan ada yang mengundangnya.
"Kedai kopi di Malang banyak banget. Mungkin ada 100-an. Yang saya datangi baru 30-an," kata putri Prof Syamsul Arifin, Wakil Rektor I UMM ini.
Jika sedang keluar kota, ia juga menyempatkan diri mampir ke kedai kopi untuk mendapatkan bahan tulisan ulasan kopi dan pengolahan kopi. Di masing-masing kedai, ia bisa mendapatkan cerita yang berbeda.
"Pernah saat di Jakarta, meski jadwalnya sibuk banget, tapi saya bisa nyamperin dua kedai kopi. Begitu juga saat di Jogja, bisa tiga kedai kopi," tuturnya. Sedang untuk tulisan buku, awalnya juga untuk memenuhi kebutuhannya.
"Kepentingan personal. Saya beli buku. Daripada dinikmati sendiri, saya review sehingga bisa dinikmati bersama," papar Shofia. Menurutnya, ia lebih banyak membeli buku-buku non fiksi seperti buku bisnis.
"Nanti mungkin ke buku fiksi kaya' novel, tapi yang novel metropop," jelas gadis berkacamata ini. Karena blognya fokus untuk buku, ia mengaku sekarang ada yang mengiriminya buku.
Selain ngeblog, Shofia juga mengelola website kapankamunikah.com. Di sini pekerjaannya tim. Berawal dari kegiatannya yang sempat jadi wedding organizer (WO). Ternyata menikah muda jadi trend.
Namun tidak ada yang menengahi mengapa menikah muda. Apa untuk bahagia atau lainnya. Namun, lanjut Shofia tidak ada ada wadah untuk belajar. "Seperti apa sih yang disiapkan," kata dia.
Sehingga kemudian ada berbagai tulisan website yang bisa jadi tempat belajar. Namun bukan tentang ajakan menikah muda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/shofia-mega-mahasiswi-komunikasi-universitas-muhammadiyah-malang-umm_20170209_200809.jpg)