Minggu, 12 April 2026

Malang Raya

Pelaku Politik Uang Pilkada Batu Resmi Jadi Musuh Polisi

"Siapapun pelakunya akan kami proses dan dijamin tidak ada penangguhan apapun," kata Leonardus Simarmata.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Dyan Rekohadi
suryamalang.com
AKBP Leornadus Simarmata (tiga dari kiri) bersama pasangan calon Pilkada Kota Batu dan ulama berfoto bersama usai Istighotsah dan Doa Bersama Pilkada Aman dan Damai di halaman Mapolres Batu, Senin (13/2/2017). Menjelang pelaksanaan Pilkada Kota Batu, Polres Batu akan melakukan patroli tiap dua jam sekali untuk mengantisipasi serangan fajar dan petaruh. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Jajaran Kepolisian tidak akan mentolerir adanya politik uang dalam Pilkada Kota Batu. Hal itu dilakukan untuk menjaga agar pesta demokrasi di Kota Batu tidak tercederai praktek politik uang oleh siapapun.

Kapolres Kota Batu, AKBP Leonardus Simarmata mengatakan, pihaknya telah memerintahkan seluruh anggota untuk memasang telinga lebar-lebar mendeteksi adanya praktek politik uang dimanapun di wilayah Kota Batu. Bila ada indikasi terjadi politik uang harus segera ditindaklanjuti dan ditangani dengan cepat.

"Siapapun pelakunya akan kami proses dan dijamin tidak ada penangguhan apapun," kata Leonardus Simarmata usai Istighosah dan Do'a Bersama dalam rangka Pilkada Kota Batu Aman dan Damai yang juga dihadiri empat Paslon peserta Pilkada di Mapolres Batu, Senin (13/2/2017).

Dijelaskan Leonardus, pihaknya telah memetakan seluruh potensi terjadinya politik uang dalam Pilkada serentak Kota Batu. Di tempat-tempat tersebut telah ditempatkan personil kepolisian. Bahkan, di hotel-hotel ataupun disejumlah tempat santai yang dimungkinkan menjadi tempat bertemu para botoh tidak luput dari pantauan jajaran Polres Batu.

"Kamipun akan menyiapkan reward bagi anggota yang berhasil mengamankan pelaku money politic atau botoh Pilkada beserta barang bukti pendukungnya," ucap Leonardus Simarmata.

Untuk kesiapan personel, mulai hari ini akan ada personel bantuan dari Polres sekitar, Polda Jatim, dan Satbrimob. Kekuatan tambahan itu  sudah mulai masuk ke wilayah Kota Batu.

Pada hari Selasa (14/2/2017) seluruh personel pengamanan Pilkada yang mencapai 1.540 polisi, 470 anggota TNI, dan anggota Linmas serta Satpol PP menggelar apel besar. Selain itu sejumlah peralatan berat kepolisian juga didatangkan dalam rangka pengamanan Pilkada Kota Batu.

"Rencananya kami akan melakukan patroli skala besar setiap dua jam sekali di wilayah Kota Batu. Itu kami lakukan untuk antisipasi gangguan keamanan dalam Pilkada," tambah Leonardus Simarmata.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved