Malang Raya
Angkot Mogok Kerja, Kendaraan Pemkot Malang dan Polres Angkut Penumpang yang Terlantar
Setidaknya delapan bus sekolah dan dua truk milik Satpol PP Kota Malang diturunkan oleh pemkot. Sementara pihak kepolisian menurunkan antara 15-20
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Puluhan kendaraan milik pemerintah Kota Malang dan kepolisian disiapkan untuk mengantar penumpang yang terlantar akibat angkutan kota (angkot) yang mogok, Senin (20/2/2017). Kendaraan itu disediakan di beberapa titik, seperti Balai Kota.
Setidaknya delapan bus sekolah dan dua truk milik Satpol PP Kota Malang diturunkan oleh pemkot. Sementara pihak kepolisian menurunkan antara 15 sampai 20 kendaraan anggota.
"Bahkan kendaraan roda dua kami pun saya instruksikan untuk keliling mengangkut penumpang yang mau sekolah, yang diturunkan di jalan," kata Kapolres Kota Malang AKBP Decky Hendarsono, saat melakukan pengamanan di depan Stasiun Kota Malang.
Kendaraan itu dijadwalkan mengantar para penumpang sesuai dengan jalur angkot yang mogok. Menurut Kapolres, pihaknya sampai kewalahan memenuhi permintaan para penumpang terlantar akibat jumlahnya yang terlalu banyak.
"Ini sebenarnya bukti kalau angkot masih diperlukan masyarakat. Imbauan saya, jangan sampai mogok lagi sebelum adanya kajian penyebab menurunnya omzet mereka," kata dia.
Meskipun selama ini angkutan online dianggap penyebab utama turunnya pendapatan angkot, Decky menganggap hal itu belun mutlak sebelum adanya kajian. Soalnya, hal itu bisa juga diakibatkan hal lain.
"Saya menyebut ini mogok. Sampai sekarang belum ada pemberitahuan akan ada demo," kata dia. Ia mengimbau agar para sopir angkot tidak anarkis. Ia juga melarang sopir angkot menutup jalan.
"Kalau sampai mengganggu ketentraman, tentu kami tidak akan tinggal diam," pungkasnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/berita-malang-angkutan-kota-malang-mogok-di-depan-stasiun-kereta-kota-api_20170220_084911.jpg)