Sabtu, 25 April 2026

Malang Raya

Sopir Mikrolet di Kota Malang Mogok, Penumpang Malah Lebih Hemat, Ini Alasannya

Seorang penumpang yang tidak mau menyebut namanya mengaku terbantu dengan bus sekolah.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Aflahul Abidin
Puluhan angkutan kota berbagai jurusan di Kota Malang mogok menolak angkutan berbasis online, Senin (20/2/2017). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Sebuah bus sekolah berhenti di depan kantor Dindik Kota Malang, Senin (20/2/2017). Bus bertuliskan CSR Bank Jatim itu sedang menunggu sopir dan seorang petugas Dishub yang mampir sebentar di Dindik.

Ada seorang petugas Dishub Kota Malang lainnya di bus.

“Saya tugasnya hanya mengawal bus sekolah agar sesuai rute mikrolet biar tertib,” jelas Deny Kurniawan, petugas Dishub Kota Malang kepada SURYAMALANG.COM.

Menurutnya, ada dua petugas dishub dalam satu bus sekolah untuk memback up angkutan umum yang demo. Selain bus sekolah, juga ada mobil polisi.

“Ini sifatnya insidentil saja,” tambahnya.

Menurutnya, penumpang akan dibawa ke Terminal Arjosari. Penumpang yang diangkut tidak bayar dan menyesuaikan kapasitas tempat duduknya.

Seorang penumpang yang tidak mau menyebut namanya mengaku terbantu dengan bus sekolah.

“Saya juga tidak tahu kalau ada demo. Kok tidak ada angkutan umum,” kata wanita itu.

Dia mengaku naik dari Terminal Landungsari.

“Ini menolong sekali. Apalagi tadi juga tidak ada ojek,” jelasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved