Rabu, 8 April 2026

Malang Raya

Perubahan Ini yang Sebabkan Pengangguran Lulusan SMK Meningkat

Data dari Kemendikbud tahun 2016, dalam kurun waktu 1996-2016 presentase pengangguran lulusan SMK semakin meningkat.

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Neneng Uswatun Hasanah
Guru besar baru UM, guru besar Fakultas Teknik, Prof Dr Waras Kamdi MPd (dua dari kiri), 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Berdasarkan data dari Kemendikbud tahun 2016, dalam kurun waktu 1996-2016 presentase pengangguran lulusan SMK semakin meningkat.

Hal tersebut juga digarisbawahi oleh Guru Besar Ilmu Teknologi Pembelajaran Teknik Mesin Universitas Negeri Malang (UM) yang baru dikukuhkan, Prof Dr Waras Kamdi MPd.

"Terutama pada tiga tahun terakhir yakni dari 11,9 persen pada 2014 menjadi 19,2 persen pada 2016," rinci pria kelahiran 21 November 1960 itu.

Tren tersebut merupakan akibat dari adanya perubahan karakteristik dunia kerja terutama jenis-jenis pekerjaan baru.

"Pekerjaan baru yang bermunculan lebih memerlukan kapabilitas seseorang yang ditandai kemampuan general, seperti berpikir logis, berpikir analitis, dan sejenisnya, yang lebih dimiliki lulusan SMA," katanya.

Lonjakan lulusan SMK masuk ke pasar kerja juga jadi penyebab lain. Lonjakan ini karena kebijakan perluasan kesempatan memperoleh pendidikan di SMK melalui program pembalikan. Yang dulunya 70 persen SMA menjadi 70 persen SMK.

Sehingga pasokan lulusan SMK selama 10 tahun terakhir mencapai 79 persen sementara pasokan lulusan SMA hanya 49 persen.

"Selain itu juga kemungkinan disebabkan oleh mismatch kompetensi lulusan dengan perkambangan kebutuhan kompetensi dunia kerja yang tidak terdeteksi dan tidak terukur dengan baik," katanya.

Maka dari itu Prof Waras mengajukan program Project-Based Learning untuk mempersiapkan lulusan pendidikan vokasi, termasuk SMK. Program diharapkan bisa mencetak lulusan SMK menjadi pribadi yang cakap dan mampu menghadapi serta menyelesaikan masalah apapun.

"Sehingga mereka tetap memiliki skill lebih ketika tidak menjalankan profesi yang sesuai bidangnya," tutupnya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved