Malang Raya
Di UB Malang, Pendaftar Sementara Agribisnis Kalahkan Teknik Informatika
Kusmartono berharap yang terjadi pada prodi Agribisnis akan terjadi pula pada prodi minoritas lainnya, terutama prodi baru Administrasi Pendidikan
Penulis: Neneng Uswatun Hasanah | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Pendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Universitas Brawijaya (UB) Malang sudah dua tahun terakhir ini banyak yang memilih program studi Agribisnis.
Jumlah pendaftar sementara Agribisnis juga cukup tinggi dan bahkan mengalahkan jurusan yang biasanya menjadi rebutan, yaitu Teknik Informatika.
"Masyarakat sudah mulai menyadari bahwa kehidupan tidak terlepas dari pertanian dan pangan, sehingga peminat Agribisnis semakin meningkat," kata Wakil Rektor 1 UB, Prof Dr Ir Kusmartono ketika ditemui SURYAMALANG.COM di kantornya, Rabu (1/3/2017).
Salah satu alasannya adalah karena lulusan Agribisnis bisa merambah ke berbagai profesi dan bekerja di mana-mana.
"Ternyata memang ilmu pertanian dan pangan bisa diaplikasikan dan dibutuhkan di berbagai bidang bahkan hingga perbankan," katanya.
Hal tersebut cukup melegakan karena calon mahasiswa tak lagi berebut di beberapa jurusan yang dianggap memiliki peluang kerja tinggi saja, tapi juga berani mencoba untuk berkembang di bidang yang selama ini kurang banyak peminatnya.
"Selama ini terbanyak adalah jurusan Teknik Informatika, karena memang semua bidang kerja memerlukan ahli TI," lanjutnya.
Tahun lalu, jumlah pendaftar Agribisnis jalur SNMPTN UB berada di peringkat kedua terbanyak setelah Pendidikan Dokter dan juga mengalahkan Teknik Informatika.
Prof Kusmartono berharap yang terjadi pada prodi Agribisnis akan terjadi pula pada prodi minoritas lainnya, terutama prodi baru Administrasi Pendidikan yang lulusannya akan memiliki peluang besar di dunia kerja.
"Sekolah, universitas, institusi, hingga lembaga pelatihan pasti membutuhkan manajemen. Nah yang melakukan itu seharusnya adalah lulusan Administrasi Pendidikan," jelasnya.
Lulusan Administrasi Pendidikan juga bisa menjadi calon pimpinan institusi, sehingga tidak selalu harus mengandalkan guru besar dari jajaran dosen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/snmptn-um.jpg)