Malang Raya
Saat Akan Mandi di Sungai, Kaki Giran Tersandung Benda, Ternyata . . .
Giran yang terkejut dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke warga sekitar dan meneruskan laporan kepada Kades Bulupitu, Abdurohman.
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, GONDANGLEGI - Matdasim (60), warga Desa Bulupitu, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi desa setempat, Kamis (2/3/2017) dini hari. Matdasim diduga terpeleset dan masuk saluran air irigasi saat hendak mengambil wudlu untuk menunaikan Salat Subuh.
Isteri korban, Maliha (55) mengatakan korban biasa mandi dan mengambil wudlu di saluran air didepan rumahnya menjelang subuh.
“Mungkin saat itu suami saya terpeleset dan tercebur ke saluran irigasi sehingga terhanyut,” kata Maliha kepada polisi.
Kanitreskrim Polsek Gondanglegi, Ipda Heriyani menjelaskan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Tubuh korban ditemukan 30 menit kemudian sekitar 300 meter dari lokasi tenggelam.
“Saat ditemukan, korban sudah meningal dunia,” kata Heriyani.
Menurutnya, jasad korban ditemukan tetangganya, Giran (60). Saat itu Giran juga hendak menunaikan Salat Subuh. Seperti biasa, Giran mandi dan mengambil wudlu di saluran irigasi depan rumahnya.
“Ketika sedang mandi, Giran tersandung sesuatu. Setelah diperiksa, ternyata jasad korban,” ucap Heriyani.
Giran yang terkejut dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke warga sekitar dan meneruskan laporan kepada Kades Bulupitu, Abdurohman. Selanjutnya Abdurohman melaporkan kejadian yang menghebohkan desanya ke Polsek Gondanglegi.
“Kami langsung menuju lokasi, dan melakukan olah TKP bersama tim medis Puskesmas,” ucap Heriyani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ilustrasi-jenazah_20160518_193947.jpg)