Breaking News:

Malang Raya

Wake Up Iris! Band Indie dan Mantan Arema Ryuji Utomo Ditunjuk Jadi Duta Earth Hour

Vania, pemain biola band Wake Up Iris! mengaku setiap kali manggung, band indie tersebut selalu meminta tanaman yang akan mereka rawat

Instagram/wakeupiris
Wake Up Iris! band indie asal Kota Malang 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Kegiatan dan perayaan Earth Hour berupa mematikan lampu dan barang elektronik (switch off) selama satu jam akan diselenggarakan serentak sedunia pada Sabtu, 25 Maret 2017 pukul 20.30-21.30 waktu setempat.

Mengambil tema Dari Sampah Menjadi Karya, dari Karya Menjadi Berkah, Kampanye Earth Hour Malang 2017 dinamakan sebagai perayaan Switch Off #Ngalampetengan2017. Kampanye tersebut akan berpusat di Balai Kota Malang mulai pukul 18.00.

Tak hanya anggota Komunitas Earth Hour dan para masyarakat Malang yang akan berpartisipasi, panitia juga mendatangkan guest star dan duta Earth Hour Malang untuk memeriahkan acara.

Guest star dan duta Earth Hour yang akan hadir pada kampanye Switch Off #Ngalampetengan2017, antara lain adalah Yuwono (Food Blogger Malang), Ade Aulia (Runner Up II Putri Indonesia Jawa Timur), Ryuji Utomo (mantan pemain Arema), Wake Up Iris! (Band Indie Malang), Voix Acapella, Djimbe MTSN Malang 1, Depapepe Malang, Malang Beatbox, SMAN 10 Malang, dan Indonesia Nunchaku Club Malang.

Yuwono, Ade Aulia, dan Wake Up Iris! yang juga hadir dalam jumpa wartawan kampanye Earth Hour Malang 2017, Kamis (23/3/2017), menyampaikan pentingnya menjaga lingkungan untuk keberlangsungan hidup.

"Jika kita perhatikan, sampah paling banyak adalah sampah makanan. Banyak orang yang masih belum peduli dan tidak menghabiskan makanannya, entah membuat sendiri ataupun membeli di rumah makan," kata Yuwono.

Padahal, kata Food Blogger itu, kita bisa menyiasati dan mengurangi sampah makanan dengan mengukur atau menanyakan porsi menu sebelum memesan makanan.

"Atau jika makanan yang kita buat atau kita beli ternyata tidak sesuai selera lidah, kita bisa mengolahnya lagi atau mungkin menawarkan pada orang yang membutuhkan," katanya.

Sesangkan Ade Aulia yang juga Runner Up 1 Putri Indonesia jawa Timur 2017, mengatakan sudah menerapkan aksi Earth Hour 60+ dalam kehidupannya sejak SMA.

"Saya kebetulan sudah lebih nyaman pergi ke manapun membawa tumbler (botol minum) sendiri, saya juga menolak kantong plastik dan membawa tas kain setiap kali pergi berbelanja, dan mengurangi emisi dengan pergi ke kampus menaiki angkot," ujarnya.

Vania, pemain biola band Wake Up Iris! mengaku setiap kali manggung, band indie tersebut selalu meminta tanaman yang akan mereka rawat.

"Karena banyak yang sudah menanam tapi sedikit yang mau menanamnya. Padahal kegiatan kecil yang kita lakukan jika dilakukan bersama-sama akan menjadi hal besar," kata Vania.

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved