Malang Raya
Sinden Cilik Ini Ajak Teman Sebaya Belajar Seni Tradisi
Pelajar kelas 2 SMPN 18 Kota Malang ini pernah mendapatkan juara di lomba karawitan. Ia pun sudah mengunjungi ke beberapa daerah di Jawa Timur.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Ketika pameran seni rupa digelar di hari pertama di gedung DPRD Kota Malang, Senin (3/4/2017), kegiatan itu dimeriahkan juga dengan penampilan kelompok karawitan 'Arema Ker'.
Suara tabuhan gamelan, dan lantunan suara sinden terdengar hingga halaman gedung DPRD Kota Malang.
Beberapa lagu yang dilantunkan sinden merupakan langgam Jawa klasik, tetapi diiringi gamelan dalam nada ringan dan sedikit rancak. Sang sinden, juga terlihat asyik menyanyikannya. Bahkan ia terlihat sambil guyon di sela-sela nyanyinya.
Yang menarik, sinden kelompok karawitan itu masih berusia 14 tahun. Namanya Nabila Adawiah Fakhrudin. Nabila tidak sendiri. Para penabuh gamelan di Arema Ker memang anak-anak remaja. Mereka sebagian besar pelajar SMP dan SMA.
Nyanyian Nabila selama pertunjukan di gedung dewan itu cukup mencuri perhatian pengunjung pameran. Gedung dewan memang memiliki satu set peralatan karawitan. Arema Ker memainkan peralatan di gedung itu di hari pertama atau usai pembukaan pameran seni rupa tersebut.
Nabila, demikian sinden cilik itu biasa dipanggil, bukanlah wajah baru dalam kelompok sinden cilik. "Tetapi tidak banyak anak-anak bisa nyinden. Saya bisa karena sejak kelas 4 SD sudah belajar. Awalnya dari eyang yang juga sama seni tradisi, termasuk karawita. Eyang yang melihat bakat saya, akhirnya diarahkan untuk belajar," ujar Nabila.
Remaja asal Kelurahan Ciptomulyo Kecamatan Sukun ini rupanya senang menekuni bakatnya itu. Ia pun menyeriusinya. Bahkan satu tahun terakhir, ia menjadi sinden tetap di Arema Ker.
"Terus belajar, terutama untuk ngepas-kan nada, vokal, gamelan dan cengkok. Asyik bisa belajar nyinden, karena ini termasuk nguri-nguri seni tradisi Indonesia," tegasnya.
Pelajar kelas 2 SMPN 18 Kota Malang ini pernah mendapatkan juara di lomba karawitan. Ia pun sudah mengunjungi ke beberapa daerah di Jawa Timur, baik untuk mengikuti lomba maupun tampil mengisi acara.
Nabila berharap teman-teman sebayanya belajar seni tradisi, termasuk karawita baik menjadi penabuh gamelan maupun sindennya.
"Meski sekarang jaman sudah modern, jangan pernah minder belajar seni tradisi. Kita generasi muda harus nguri-nguri seni tradisi ini," pungkasnya dalam nada tegas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/nabila-sinden_20170407_184133.jpg)