Malang Raya
PMI Kejar Kerja Ekstra Untuk Menyetok Darah
Nantinya saat Ramadhan tiba, PMI akan mengintensifkan donor darah ke sejumlah tempat ibadah non muslim. Seperti komunitas gereja dan wihara.
Penulis: David Yohanes | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang tengah gencar menggelar kegiatan donor darah. Langkah ini sebagai antisipasi Bulan Ramadan, dimana jumlah pendonor akan mengalami penurunan.
Diungkapkan Sekretaris PMI Kabupaten Malang, Aprilijanto, sebelum bulan puasa, pihaknya mencoba menjaring sebanyak-banyaknya pendonor. Jika di hari normal tim donor darah menyambangi satu lokasi, sekarang bisa sampai empat lokasi donor darah per hari.
“Biasanya ramadan banyak orang menghindari donor darah dengan berbagai alasan. Mulai dari kesehatan sampai alasan ibadah. Kondisi itu yang kami antisipasi dari sekarang,” tutur April, Senin (24/4/2017).
Nantinya saat Ramadhan tiba, PMI akan mengintensifkan donor darah ke sejumlah tempat ibadah non muslim. Seperti komunitas gereja dan wihara. Selain itu, PMI juga akan menggelar donor darah malam hari.
Sejauh ini sudah ada sejumlah masjid yang minta diadakan donor darah malam hari. Donor malam dianggap aman, baik dari sisi kesehatan maupun ibadah.
“Biasanya saat puasa yang donor ke kantor juga meningkat. Alasannya rata-rata karena ibadah,” ungkap April.
Saat puasa, sebagian orang memandang donor darah merupakan perbuatan baik. Mereka meyakini, donor saat puasa menambah pahala dan dicatat sebagai amal sholeh.
Saat ini pendonor yang datang langsung ke Unit Tranfusi Darah, di Jalan Panji, Kecamatan Kepanjen juga terus bertambah. Di hari normal, pendonor yang datang langsung rata-rata satu sampai tiga orang. Namun di hari-hari ini jumlah pendonor bisa mencapai lima orang.
“Kalau permintaan donor darah, kondisi sekarang justru kami yang kebingungan mengatur jadwal. Karena permintaan banyak, sementara tenaga kami sangat terbatas,” ujar April.
Permintaan darah di Kabupaten Malang mencapai 20.000 kantung per tahun. Selama ini jumlah tersebut bisa dipenuhi dari pendonor di Kabupaten Malang. Bahkan PMI Kabupaten Malang sering mengirim stok darah ke daerah lain yang kekurangan.
“Yang pasti selama ini kita tidak pernah mendatangkan darah dari luar daerah. Malah kalau stok aman, kita kirim ke Surabaya, Solo atau Blitar,” tandas April.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kantor-unit-transfusi-darah-pmi-kabupaten-malang_20170424_174706.jpg)