Sabtu, 11 April 2026

Malang Raya

Satu Copet Ditangkap Polsek Turen, Dua Lainnya Masih Berkeliaran dan Jadi Buron

Iptu Purnomo menjelaskan, kasus tersebut berawal dari adanya kegiatan pasar murah (bazar) di area PT Pindad Turen, Senin (24/4/2017) malam.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Agus Priyadi, copet dari Kota Malang ditangkap Polsek Turen Kabupaten Malang 

SURYAMALANG.COM, TUREN - Satu anggota kawanan pencopet, Agus Priyadi (32) warga Kelurahan Mergosono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang dibekuk polisi. Sedangkan dua kawanan pencopet lain, SDH dan NY keduanya warga Pakisaji masih dalam pengejaran jajaran Polsek Turen, Kabupaten Malang.

Kanitreskrim Polsek Turen, Iptu Purnomo menjelaskan, kasus tersebut berawal dari adanya kegiatan pasar murah (bazar) di area PT Pindad Turen, Senin (24/4/2017) malam. Korban, Mudawamah (42) warga Desa Talok Kecamatan Turen menyaksikan bazar bersama anaknya.

Saat itu, korban membawa handphone di dalam saku celana. Hal itu diperhatikan oleh tiga kawanan pencopet yang sedang mencari sasaran. Kawanan pencopet itu pun menjalankan aksinya dengan berbagi tugas. Yakni tersangka Agus bertindak mendorong korban, sedangkan pelaku SDH dan NY yang mencopet handphone korban.

"Aksi itu pun dijalankan kawanan pencopet dengan memanfaatkan keramaian bazar," ucap Purnomo.

Hanya saja, menurut Purnomo, korban yang merasa handphone-nya dicopet langsung teriak minta tolong kecopetan. Teriakan itu pun mengundang perhatian warga dan langsung melakukan pencarian terhadap tersangka Agus.

Sedangkan dua pelaku pencopetan berhasil kabur memanfaatkan keramaian orang. Satu tersangka copet yang tertangkap itupun langsung diserahkan ke Polisi.

"Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku seringkali melakukan pencopetan di berbagai tempat. Saat ini, kami masih mengejar dua pelaku pencopetan yang identitasnya sudah diketahui," ucap Purnomo.

Sementara tersangka Agus mengaku kalau aksi mencopet bersama dua temannya dilakukan di berbagai tempat keramaian atau hiburan. Yakni di Kepanjen, Blitar, Kota Malang dan sebagainya. Hasil mencopet selalu dibagi bertiga.

"Sasaran kami biasanya perempuan yang membawa handphone atau dompet. Hasil mencopet untuk menambah kebutuhan sehar-hari," tutur Agus di Mapolsek Turen.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved