Rabu, 22 April 2026

Malang Raya

AJI Malang Minta Siswa di Kota Malang Lebih Bijak Gunakan Media Sosial

Abdul Malik mengatakan AJI mendorong penggalakkan literasi media. AJI mengajak masyarakat lebih cerdas memilih informasi yang baik dan benar.

Penulis: Zainuddin | Editor: Zainuddin
istimewa
Kegiatan aJi gOes tO School (JOOS) di SMA Muhammadiyah 1 Kota Malang, Senin (5/7/2017). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Malang bersama mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Praktikum Public Relations 2 (PROPR) menggelar aJi gOes tO School (JOOS) di SMA Muhammadiyah 1 Kota Malang, Senin (5/7/2017).

Kegiatan bertema ‘Cerdas Bermedia Sosial’ ini diikuti 60 peserta, baik dari  SMA Muhammadiyah 1 maupun dari SMA/SMK lain.

Dalam rilis yang diterima SURYAMALANG.COM, ada beragam kegiatan dalam JOOS. Di antaranya ‘Edukasi Mengenai Berita Hoax’ bersama Spesialis Media Online Harian Surya, Adrianus Adhi, ‘Saring Sebelum Sharing’ dengan penggagas Mediadiet, Ellen Meianzi Yasak, Sikom MA.

Juga ada tips cara bermedia sehari-hari oleh Sophia Mega selaku Aktivis Media Sosial dan Blogger.

Kegiatan ini dirancang untuk mengedukasi siswa SMA sederajat mengenai penggunaan media sosial secara baik dan benar.

Sekretaris AJI Malang, Abdul Malik mengatakan AJI mendorong penggalakkan literasi media. AJI mengajak masyarakat lebih cerdas memilih informasi yang baik dan benar.

“Ketika sudah tahu berita itu benar dan tidak, diharap masyarakat ikut kampanye kepada orang lain. Jadi ada efek domino,” jelas Malik.

Sementara itu, Humas SMA Muhammadiyah 1 Kota Malang, Yuni Lestari mengatakan kegiatan ini bermanfaat bagi siswa. Siswa bisa mendapat pengetahuan tentang cara mengenali informasi hoax dan menyikapinya.

“Kami harap siswa lebih bijak menggunakan media sosial dan bisa menyaring informasi yang didapat,” ungkapnya.

Ketua PROPR, Rifqy Luqmannurrahmat menyebut selain memiliki tanggung jawab tugas kampus, pihaknya merasa punya tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

“Masalah hoax yang meresahkan, misalnya. Melalui kegiatan ini, diharap dapat menyadarkan pelajar. Berbekal dari pengetahuan tersebut, setidaknya bisa meminimalisir berita bohong,” tandasnya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved