Jendela Dunia
Jalan Ini Dibangun dengan Bahan Tak Biasa, Baunya Seperti Mayat Busuk dan Dikerubuti Lalat
Duh, berniat baik itu memang terpuji, tapi pastikan niat baikmu tak malah membawa petaka bagi orang lain ya.
SURYAMALANG.COM - Jalanan biasanya dibuat dari aspal atau bebatuan. Di pedesaan, jalan bisa juga berbentuk tanah.
Namun, berbeda dengan jalanan di daerah Tiverton, Pulau Rhode, Amerika Serikat ini, melansir CBS Boston.
Seorang pemilik perusahaan properti di tempat ini menggunakan bahan tak biasa untuk membuat jalan.
Pria bernama David Rose ini menyusun berton-ton cangkang kerang untuk dijadikan jalan.
Beberapa hari lalu, ia membongkar beberapa truk yang berisi cangkang kerang.
Cangkang-cangkang ini digunakan sebagai pengganti kerikil untuk jalanan.
Menurutnya ini adalah alternatif murah untuk membuat jalanan.
Namun, aksi unik David ini justru menuai banyak protes tetangga.
Awalnya, para tetangga sudah mengingatkan agar David mencuci kulit kerang tersebut terlebih dahulu.
Permintaan ini diajukan mengingat cangkang kerang ini dikhawatirkan mengeluarkan bau tak sedap di sekitar lingkungan rumah David.
Hal ini disebabkan karena daging kerang yang masih tersisa di cangkang yang akhirnya membusuk.
Meski sudah diperingatkan oleh tetangganya, David tak mendengar dan tetap melakukan rencanya.
Setelah daerah tersebut diguyur hujan tiga hari berturut-turut, mimpi buruk pun terjadi.
Saat matahari mulai menyinari Tiverton, terlihat pula belatung mulai memenuhi bangkai kerang ini.
Tak hanya itu, jalanan dari kerang ini juga mengundang banyak lalat dan mengeluarkan bau tak sedap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/jalanan-di-tiverton-pulau-rhode-amerika-serikat-ini-terbuat-dari-cangkang-kerang_20170613_084111.jpg)