Minggu, 19 April 2026

Pilkada Kota Malang

Tiga Bakal Calon Wali Kota Malang Kembalikan Formulir ke Tim 5 PDIP

Pengembalian formulir itu terjadi selama tiga hari berturut-turut. Wahyu Eko S menjadi bakal calon wali kota yang mengembalikan formulir pada Rabu

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: eko darmoko

SURYAMALANG.COM, BLIMBING - Tiga pendaftar bakal calon Wali Kota Malang melalui PDI Perjuangan (PDIP) mengembalikan formulir pendaftaran ke Tim 5 PDIP Kota Malang. Waktu pengembalian formulir dimulai 16 Juni lalu.

"Dan sampai hari ini sudah tiga orang yang mengembalikan formulir. Semuanya formulir bakal calon wali kota," ujar Ketua Tim 5 Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah PDIP Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (23/6/2017).

Pengembalian formulir itu terjadi selama tiga hari berturut-turut. Wahyu Eko S menjadi bakal calon wali kota yang mengembalikan formulir pada Rabu (21/6/2017).

Kemudian Kamis (22/6/2017) sore, M Arief Wicaksono juga mengembalikan formulir. Ketua DPC PDIP Kota Malang yang juga Ketua DPRD Kota Malang ini mengembalikan bersamaan dengan acara buka bersama di DPC PDIP Kota Malang.

Lantas Jumat (23/6/2017) siang giliran Gandung Rafiul N yang mengembalikan.

"Hari ini atas nama Pak Gandung, kemarin Pak Arief dan sebelumnya Pak Wahyu," terang Made.

Ketika mereka mengembalikan, Tim 5 memeriksa kelengkapan berkas. Dari ketiga orang itu, berkas dua orang dinyatakan lengkap dan berkas satu orang tidak lengkap.

"Punya Sam WES (Wahyu Eko S) yang belum lengkap, kurang SKCK (surat keterangan catatan kepolisian). Sedangkan punya Pak Arief dan Pak Gandung lengkap," lanjut Made.

Sam WES merupakan panggilan untuk Wahyu Eko S. Kekurangan berkas bisa dilengkapi.

Tim 5 memperpanjang waktu untuk melengkapi berkas hingga 5 Juli. Awalnya pengembalian formulir dan berkas lengkap hanya sampai 30 Juni.

"Tetapi karena ada libur Lebaran maka kami perpanjang sampai 5 Juli. Batas akhir pengembalian tetap sampai 30 Juni. Namun jika ada berkas yang kurang, bisa dilengkapi dan dikembalikan maksimal sampai 5 Juli," tegas Made.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved