Malang Raya
Begini Cara Stasiun Kereta Api Kota Baru Malang Antisipasi TIket Palsu
Stasiun Malang mengantisipasi tiket palsu kereta api, meskipun belum ada temuan tiket palsu selama masa angkutan Lebaran 2017
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.com, MALANG - Stasiun Malang mengantisipasi tiket palsu kereta api, meskipun belum ada temuan tiket palsu selama masa angkutan Lebaran 2017.
"Sampai sejauh ini kami tidak menemukan penumpang memakai tiket palsu. Meski begitu kami tetap mengantisipasinya.
Salah satu yang dipakai adalah keberadaan alat 'scan'. Alat ini memindai barcode di tiket. Yang palsu tidak bisa dipindai," ujar Kepala Stasiun Malang Suprapto, Sabtu (1/7/2017).
Pemindaian tiket itu dilakukan sebelum masuk area dalam stasiun. Selain keberadaan alat pemindai tiket, sejak lama pihak stasiun melarang pengantar masuk area dalam stasiun.
"Tentunya kami juga tingkatkan kewaspadaan. Kami pastikan tiket palsu tidak akan lolos di pemindaian, jadi pasti penumpangnya tidak bisa masuk," tegasnya.
I a menambahkan tiket yang dipalsu merupakan jenis tiket baru berwarna pinggiran oranye. Tiket ini jenis terbaru yang dikeluarkan oleh PT KAI.
Selama masa angkutan Lebaran 2017 ini, pihak PT KAI menemukan penumpang memakai tiket palsu.
Penumpang memakai tiket palsu ini antara lain ditemukan di Stasiun Pasar Senen, beberapa hari sebelum Hari Raya Idul Fitri lalu. Petugas menemukan 12 tiket palsu di stasiun tersebut.
Suprapto menambahkan, calon penumpang KA sebaiknya membeli tiket di lokasi resmi penjualan tiket.
"Bisa di stasiun, atau memesan melalui aplikasi, atau membeli di tempat resmi lain yang sudah bekerjasama dengan PT KAI.
Jangan pergunakan calo, selain dikhawatirkan diberi tiket palsu juga pastinya harga tiket lebih mahal," pungkas Suprapto. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kereta-api_20160924_181920.jpg)