Senin, 27 April 2026

Malang Raya

Malang Raya Tidak Masuk Destinasi Wisata Utama Indonesia, Ini yang Perlu Dilakukan

Malang Raya sebenarnya sangat berpotensi karena memiliki sejumlah destinasi wisata (misalnya alam, heritage, dan kuliner).

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Kampung Warna-Warni dan Kampung Tridi di Kota Malang yang kini jadi salah satu tujuan wisata baru. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Kementerian Pariwisata tidak memasukkan Malang Raya sebagai kawasan destinasi wisata utama dan prioritas di Indonesia. Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu masih 'kalah' dibandingkan Kabupaten Banyuwangi.

Sebab Banyuwangi termasuk dalam destinasi wisata utama di Indonesia, bersama beberapa kota lain di Indonesia.

Kemenpar menyebut destinasi wisata utama di Indonesia adalah Jakarta, Batam, Bali, Joglosemar (Yogyakarta, Solo, Semarang), Wakatobi-Bunaken-Raja Ampat, Medan, Lombok, Makassar, Bandung, dan Banyuwangi.

Sedangkan destinasi wisata prioritas adalah Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Borobudur, Bromo-Tengger-Semeru, Mandalika, Labuan Bajo, dan Morotai.

Menurut Kepala Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bali Dewa GN Byomantara, daerah maupun kawasan termasuk dalam destinasi wisata utama dan prioritas karena beberapa parameter antara lain potensi daerah, aksesibilitas ke tempat itu, dan kesiapan masyarakat.

"Event juga mempengaruhi. Event itu baik event yang dibuat, maupun event budaya atau kesenian yang memang sudah ada," ujar Dewa usai menjadi pembicara di workshop 'Pembudayaan Kepariwisataan untuk Guru' se-Jawa Timur di Kota Malang, Kamis (13/7/2017).

Dewa meyakinkan meski tidak masuk dalam dua jenis destinasi itu, bukan berarti Malang Raya tidak diperhitungkan dalam destinasi wisata.

"Selain Surabaya tentunya, Malang ini sudah establish, tinggal menambahi event saja. Karena menurut saya yang kurang event. Event ini bisa untuk wisata heritage, kuliner, maupun kesenian. Kemenpar yang akan mempromosikan. Promosi event itu menjadi tugas kami," tegas Dewa. STP Bali merupakan salah satu UPT Kemenpar.

Malang Raya sangat berpotensi karena memiliki sejumlah destinasi wisata (misalnya alam, heritage, dan kuliner). Malang juga menjadi daerah pendukung Bromo-Tengger-semeru.

"Tinggal ditingkatkan saja, terutama untuk menarik wisatawan asing dan pergerakan wisatawan nusantara," tegas Dewa.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved