Rabu, 8 April 2026

Malang Raya

Lihat Tumpukan Sampah di Bendungan Sengguruh, Bikin Mengelus Dada

Waduk itu berfungsi sebagai penyedia air irigasi bagi pertanian, industri, dan bahan baku air bersih di Kabupaten Malang.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Zainuddin
istimewa
Pembersihan sampah di Bendungan Sengguruh, Kepanjen, Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN – Sampah yang menumpuk di Bendungan Sengguruh, Kepanjen, Kabupaten Malang mencapai sekitar 300 meter kubik per bulan.

Tenaga Ahli Perum Jasa Tirta (PJT) I, M Hasan Wijiyanto mengatakan berarti sampah yang masuk ke Bendungan Sengguruh mencapai 4.000 hingga 5.000 meter kubik per tahun. Keberadaan sampah itu bisa mengganggu operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sengguruh.

“Makanya kami waspadai terjadinya sendimen atau pendangkalan waduk akibat sampah,” kata M Hasan Wijiyanto kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (23/7/2017).

Sampah yang mendominasi pada musim kemarau berupa eceng gondok. Tanaman ini menutup sebagaian besar Bendungan Sengguruh.

Sedangkan pada musim hujan, sampah yang mendominasi adalah sampah rumah tangga, kayu, dan sebagainya.

Kendala yang dihadapi PJT I peralatan yang terbatas dan lahan penampung sedimen. Pihaknya hanya mampu mengeruk sampah dan sedimen sekitar 300 ribu meter kubik per tahun.

“Kami selalu berupaya meningkatkan kemampuan untuk membersihkan sampah dan sedimentasi waduk,” ucap Hasan Wijiyanto.

Waduk Bendungan Sengguruh menjadi tumpuan berbagai kepentingan masyarakat di Kabupaten Malang. Waduk itu berfungsi sebagai penyedia air irigasi bagi pertanian, industri, dan bahan baku air bersih di Kabupaten Malang.

“Bila warga sadar dampak buruk membuang sampah di sungai, Bendungan Sengguruh akan tahan lama,” terangnya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved