Senin, 20 April 2026

Malang Raya

Susul Universitas Airlangga di Surabaya, Kampus di Malang Ini Buka Prodi S2 Hukum Kesehatan

Rektor Unidha, Prof Dr Sukowiyono SH MHum mengatakan prodi tersebut akan fokus pada aspek hukum di bidang kesehatan.

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Neneng Uswatun Hasanah
Rektor Universitas Wisnuwardhana (Unidha), Prof Dr Sukowiyono SH MHum. 

SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG - Universitas Wisnuwardhana (Unidha) membuka program studi S2 Hukum Kesehatan.

Rektor Unidha, Prof Dr Sukowiyono SH MHum mengatakan prodi tersebut akan fokus pada aspek hukum di bidang kesehatan.

“Misalnya cara agar tidak terjadi malapraktik, hukum malpraktik itu seperti apa, dan bagaimana aspek pidananya,” kata Sukowiyono kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (22/8/2017).

Selama ini Prodi Hukum Kesehatan di Jawa Timur hanya ada di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

( Baca: Hasil Penelitian Mahasiswa UB Malang Tentang Komunikasi KB Dipamerkan ke Dinas Kesehatan )

( Baca: Catatan Kinerja Pemkot oleh DPRD Kota Malang, Mulai Pendidikan, Kesehatan sampai Keuangan )

( Baca: Gawat! 33 Anak Terjangkit Campak, Begini Langkah Dinas Kesehatan Kota Malang )

“Alumni doktor atau S1 Hukum Unidha banyak yang berminat dan menanyakan kenapa Unidha tidak membuka Hukum Kesehatan,” terang pria yang akrab disapa Suko itu.

Dengan dukungan alumni yang merupakan doktor bidang hukum dan doktor bidang bedah saraf, Unidha membuka prodi tersebut.

“Ketika ada problem hukum di bidang kesehatan, dokter tidak memahami dan tidak menguasainya. Sedangkan sarjana hukum tidak mudah belajar kesehatan. Sdanya prodi ini menjadi jawabannya,” tutur Ketua Senat UM itu.

( Baca: Unair Surabaya Akan Kembangkan Kontrasepsi dari Daun Rusa, Apa Kelebihannya? )

( Baca: Natasha Devianti, Mahasiswi Unair, Cantik-Cantik Tapi Jago Offroad! Yuk Intip Sepak Terjangnya . . . )

( Baca: Pemerintah Kota Malang Tambah Alokasi Kesehatan untuk Warga Miskin, Biayanya Fantastis )

Prodi Hukum Kesehatan baru dilaunching pada tahun ini. Prodi ini akan membuka kuota satu kelas yang berisi sekitar 50 mahasiswa.

“Peminatnya sudah cukup banyak. Apalagi Magister Hukum Unidha memiliki mahasiswa terbanyak di Kota Malang,” tambahnya.

Tenaga pengajar juga sudah disediakan dari para guru besar bidang hukum dan dokter.

“Unidha memiliki lima guru besar bidang hukum. Jadi sudah lebih dari cukup,” imbuhnya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved