Kabupaten Malang
Selepas Ujikom, Dua dari Sembilan Kepala Dinas Pemkab Malang Bakal Digeser
Ujikom itu sepertinya bukan sekadar buat menilai standar kualitas kinerja 9 Kadis senior itu, namun juga buat dasar untuk memutasinya
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Sembilan Kepala Dinas harus waspada pasca uji kompetensi (Ujikom) di ruangan Sekda Kabupaten Malang, Budiar
- Sebab, Ujikom itu sepertinya bukan sekadar buat menilai standar kualitas kinerja para Kadis senior itu, namun juga buat dasar untuk memutasinya
- Ada dua jabatan yang kosong, di antaranya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) karena ditinggal pensiun sebulan lalu oleh Suwaji, dan staf ahli
SURYAMALANG.COM, KABUPATEN MALANG - Sembilan Kepala Dinas di Pemkab Malang sepertinya harus waspada pasca dirinya menjalani uji kompetensi (Ujikom), yang berlangsung di ruangan Sekda Kabupaten Malang, Budiar, Kamis (16/4/2026).
Sebab, Ujikom itu sepertinya bukan sekadar buat menilai standar kualitas kinerja sembilan Kadis senior itu, namun juga buat dasar untuk memutasinya.
Ada dua jabatan yang kosong, di antaranya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) karena ditinggal pensiun sebulan lalu oleh Suwaji, dan staf ahli.
"Setiap tes itu ada reward dan ada penilaian lainnya."
"Cuma, kami belum bisa menjelaskan detail karena kami sendiri masih menunggu hasil dari Ujikom kemarin itu," tegas Sekda Budiar kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (19/4/2026).
Menurut Budiar, saat ini hasil Ujikom itu belum keluar karena masih dinilai oleh Asep Kusdinar S Hut MH, Kepala Bakorwil III Malang.
Ujikom kemarin itu, diketuai oleh Budiar, dengan empat tim penguji lainnya, di antaranya, Asep Kusdinar, Nurman Ramdansyah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), dan dua tim lagi dari kampus.
Baca juga: Laga Arema FC Vs Persis Solo Tercoreng, Polres Malang Menemukan Puluhan Botol Miras Milik Suporter
"Kalau saya sih siap ditempatkan di mana pun, namun buat Kadis lainnya ya mungkin panik karena merasa sudah krasan," tutur seorang Kadis yang ikut Ujikom namun tak mau disebutkan namanya.
Dari sembilan Kadis itu mungkin hanya ada dua yang kariernya masih cukup panjang.
Lainnya, adalah rata-rata sudah senior karena tinggal setahun sampai dua tahun akan pensiun.
Mereka itu di antaranya, Avicenna, Kadis Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan; Hari Setia Budi, Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil; Mahila, Kadis Ketahanan Pangan; Pantjaningsih, Kadis Sosial; Khairul Isnaidi, Kadis Bina Marga; drg Arbani, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Anak; drg Wiyono, Kadis Kesehatan; Tito F, Kadis Koperasi; Wahyu Kurniati, Asisten Administrasi Umum Sekda.
Menanggapi hal itu, Abdul Qodir atau Adeng, Ketua Fraksi PDI Perjuangan minta agar tak ada kepanikan.
Kalau pun, misalnya nanti ada yang kena geser, lanjut Sekretaris DPC PDIP, itu hal biasa.
"Ibaratnya, jika sudah duduk, jangan sampai lupa berdiri," ungkap Adeng, yang ditimang-timang oleh sejumlah PAC PDIP untuk maju di Pilkada 2029 nanti.
Baca juga: Koordinator Aremania Utas Minta Maaf Atas Insiden Temuan Puluhan Botol Miras yang Dibawa Suporter
| Penarikan Tarif Masuk Bendungan Lahor Malang Kembali Beroperasi Sementara Mulai Senin 11 Mei 2026 |
|
|---|
| Proyek Bibit Tebu Rp23 Miliar di Malang Carut-Marut, Uang HOK Petani Diduga Disunat dan Bibit Busuk |
|
|---|
| Proyek Alun-alun Kepanjen Butuh Dana Rp 150 Miliar, Pemkab Malang Kolaborasi dengan Bank Jatim |
|
|---|
| Pencairan Dana Kompensasi Rp 1,5 Miliar dari Pemkot Malang untuk Warga Wagir Malang Masih Buram |
|
|---|
| DLH Kota Malang Tunggu Perwali Cairkan Kompensasi TPA Supit Urang, Warga Ancam Temui Wali Kota |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Abdul-Qodir-atau-Adeng-Ketua-Fraksi-PDI-Perjuangan-DPRD-Kabupaten-Malang-CSR-Bank-Jatim.jpg)