Breaking News:

Malang Raya

Unmer Malang Naik Peringkat Kemenristekdikti, Rektor Justru Canangkan Target Ini

Posisi peringkat 44 nasional menjadikan Unmer menduduki peringkat 8 PTS se-Indonesia, peringkat 4 se-Jawa Timur, dan peringkat 2 se Malang Raya

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah | Editor: Dyan Rekohadi
Humas Unmer Malang for SURYAMALANG.COM
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, SUKUN - Universitas Merdeka (Unmer) Malang berada di peringkat 44 dalam pemeringkatan 100 besar perguruan tinggi terbaik nasional oleh Kemenristekdikti tahun 2017.

Peraihan tersebut meningkat dari tahun sebelumnya, di mana Unmer meraih ranking 45 di tahun 2016 dan peringkat 92 di tahun 2015.

Rektor Unmer, Prof Dr Anwar Sanusi SE MSi menyampaikan kebanggaannya karena peningkatan prestasi dan peringkat tersebut pada SURYAMALANG.COM, Kamis (24/8/2017).

"Tentu ada kekuatan dan kelemahan. Dari empat aspek yang dinilai, yaitu kemahasiswaan, kelembagaan, penelitian, dan sumber daya manusia, kekuatan kami dari dulu adalah pada sumber daya manusia. Kami memiliki 125 doktor dan 17 guru besar dari total 280 dosen," kata Anwar.

125 doktor itu berpotensi besar untuk segera menjadi guru besar dalam waktu dekat. Sayangnya, beberapa doktor yang mebgajukan percepatan guru besar sejak 2 tahun lalu sampai saat ini belum mendapat kabar.

Bahkan, ada dosen Unmer yang masuk dalam 10 besar nama peneliti dan penelitian yang paling sering disitasi atau dikutip sebagai acuan pada penelitian lanjutan di Indonesia.

"Selain SDM, mahasiswa kami juga aktif mengikuti kejuaraan tingkat nasional dan internasional sehingga menjadi poin tambahan dalam pemeringkatan ini," lanjutnya.

Kedudukan Unmer pada peringkat 44 nasional itu menjadikan Unmer menduduki peringkat 8 PTS se-Indonesia, peringkat 4 se-Jawa Timur, serta peringkat 2 se-Malang Raya.

"Targetnya tahun depan bisa mencapai peringkat 30 nasional. Jika dipacu terus, tentu bukan tidak mungkin akan terjadi. Kuncinya ada pada penelitian, karya ilmiah, serta publikasi jurnal internasional terindeks Scopus," tambah dia.

Untuk meningkatkan kemauan dosen membuat jurnal internasional terindeks Scopus, Unmer menyediakan reward sebesar Rp 300 juta setiap tahunnya.

"Kami bantu dan dukung untuk kemajuan kampus. Pengurusan hakki dan paten akan dibantu, apalagi untuk publikasi jurnal. Potensi dosen Unmer ini besar, hanya perlu terus dimotivasi," tutupnya

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved