Malang Raya
Pekerja Batu Bata Bululawang Malang Tewas Kesetrum Listrik, Terungkap Kronologisnya
Sejumlah warga yang kebetulan ada di lokasi terkejut dan berusaha menolong namun korban sudah tewas.
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM,BULULAWANG - Budiyanto (30) pekerja batu bata warga desa Gading kecamatan Bululawang kabupaten Malang tewas kesetrum listrik, Rabu (30/8/2017) sore.
Korban tewas setelah ember yang dipanggulnya tersangkut kabel listrik yang teraliri listrik.
Kapolsek Bululawang, Kompol Supari melalui PS Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Ahmad Taufik menjelaskan, kejadian itu berawal dari korban yang membantu mengangkut tanah.
Ia mengangkut tanah dengan ember untuk persiapan membakar batu bata.
Hal itu biasa dilakukan oleh korban untuk membantu perajin batu bata di dekat rumahnya.
"Sudah beberapa kali korban mengangkat tanah dengan ember dengan cara dipanggul," kata Taufik.
Tiba-tiba, ember yang dipanggul tersangkut kabel listrik untuk lampu penerangan yang melintang di lokasi pembuatan batu bata.
Kabel yang ada aliran listriknya langsung membuat korban kesetrum dan korban sempat terpental jatuh langsung meninggal dunia.
Sejumlah warga yang kebetulan ada di lokasi terkejut dan berusaha menolong namun korban sudah tewas.
Kejadian tersebut dilaporkan ke perangkat desa setempat yang meneruskan laporan ke Polsek Bululawang.
Petugas Polsek, langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.
Dari pemeriksaan tubuh korban tidak ditemukan luka mencurigakan.
Selain itu, sejumlah saksi diminta keterangannya.
"Akan tetapi, keluarga menolak dilakukan visum pada tubuh korban dengan membuat surat pernyataan. Jenazahpun diserahkan kepada keluarga untuk di makamkan," tutur Taufik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ilustrasi-mati-tewas-jenazah-di-kamar-mayat_20150730_163316.jpg)