Arema Malang

Aremania Perlu Tahu, Inilah Peserta Kursus Kepelatihan Lisensi C AFC Termuda, Gak Nyangka!

Mantan pemain Madura United ini mengatakan menjadi pelatih bukan hal yang mudah. Terbukti tahapan bisa melatih tim profesional cukup panjang.

Penulis: Alfi Syahri Ramadan | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Alfi Syahri Ramadan
Pemain Arema FC, Ahmad Bustomi (kiri) saat ikut kursus kepelatihan C AFC di Hotel Agrokususma, Kota Batu, Kamis (31/8/2017). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Gelandang Arema FC, Ahmad Bustomi termasuk pemain yang sedang ikut kursus lisensi pelatih C AFC di Kota Batu.

Namun, pemain yang akrab disapa Cimot itu masih belum berencana menjadi pelatih dalam waktu dekat ini.

Selama kurus, Bustomi mendapat banyak pengalaman baru.

Sebenarnya materi yang diberikan hampir sama dengan yang didapat Bustomi sebagai pemain.

( Baca: Bukan Pelatih Arema FC, Tapi Sosok Ini yang Beri Inspirasi Cimot Ambil Lisensi Kepelatihan AFC )

“Menarik sekali pastinya untuk saya. Ini pengalaman baru. Mungkin nanti teman saya seperti Arif Suyono, dan Benny Wahyudi akan mengalami fase seperti saya sekarang,” kata Bustomi.

Dari kursus ini, Bustomi mulai menyadari kerja sebagai pelatih bukan perkara yang mudah.

Sangat berbeda dengan peran sebagai pemain.

Seorang pemain bisa fokus pada diri sendiri. Tetapi pelatih harus melakukan semuanya untuk tim.

“Ternyata pelatih tidak mudah dibandingkan pemain. Pemain hanya memikirkan dan menyiapkan diri sendiri untuk pertandingan. Tapi pelatih harus memikirkan 25 pemain yang ada di tim dan setiap hari seperti apa,” tuturnya.

( Baca: Ucapan Idul Adha dari Arema FC, Lihat Kalimatnya, Ditujukan untuk Aremania )

Meskipun nanti lolos dari kursus Lisensi C AFC, Bustomi belum berencana segera memulai karier sebagai pelatih.

Maklum, usainya masih 32 tahun dan tergolong usia produktif sebagai pemain.

Bustomi juga tidak tertarik untuk mengisi satu kursi kosong di barisan asisten pelatih Arema FC.

Saat ini, ada satu kursi kosong di posisi asisten pelatih Arema pasca naiknya Joko Susilo sebagai pelatih kepala.

“Prioritas saya masih pemain. Kebetulan saya mengirim CV ke PSSI, dan saya yang diterima. Sebenarnya Arif Suyono dan pemain lain juga mengirim. Tetapi nama saya yang masuk saya,” tuturnya.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved