Malang Raya

ASN dan Pendidik di Kabupaten Malang Dilarang Merokok, Diatur di Raperda Baru Kawasan Tanpa Rokok

"Masyarakat selalu melihat ASN. Bila ASN sudah tertib aturan maka masyarakat biasa pasti tidak keberatan mengikuti aturan larangan merokok,"

Tribunnews.com
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Pemkab Malang ajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) perluasan kawasan tanpa rokok.

Usulan ini muncul setelah Perda yang mengatur kawasan tanpa rokok dinilai belum maksimal cakupannya.

Wakil Bupati Malang, H Sanusi mengatakan, nantinya kawasan tanpa rokok akan ada di berbagai tempat.

Seperti di pasar-pasar, sentra perekonomian, dan sebagainya.

Dengan demikian, kawasan tanpa rokok tidak hanya di kantor dan instansi Pemerintah serta tempat layanan pada masyarakat di pemerintahan.

"Kami merasa perlu meningkatkan luasan kawasan tanpa rokok di wilayah Kabupaten Malang," kata Sanusi, kemarin.

Dijelaskan Sanusi, konsekuensi dari perluasan kawasan tanpa rokok nantinya Pemkab Malang akan membangun dan menempatkan tempat khusus merokok.

Ke depan, dimanapun nanti akan ada tempat khusus merokok sehingga orang merokok tidak lagi seenaknya.

Mereka jika merokok harus ada di tempat yang telah disediakan.

Memang, diakui Sanusi, dalam penerapan perluasan kawasan tanpa rokok dirasa cukup berat.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved