Nasional
Cewek Bali Kerja di Tempat Spa di Turki, Terjadilah Hal Ini . . . Bikin Sang Ibu Nyaris Bunuh Diri
Yanti pun sebelum memilih bekerja ke Turki, ia bekerja di sebuah salon yang ada di wilayah Denpasar.
Laporan Wartawan Tribun Bali, Muhammad Fredey Mercury
SURYAMALANG.COM - I Ketut Cukup mengaku sedih pasca mendengar kabar anaknya yang bernama Ni Nyoman Yanti meninggalkan tempat kerjanya di salah satu jasa spa yang berada di Manavgat, Turki, Senin (28/8/2017) lalu.
Dia bahkan mengaku sempat ingin mengakhiri hidupnya pasca diberi tahu oleh pihak desa pada hari Selasa (5/9/2017).
Ditemui di kediamannya, di Banjar Dalem, Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Bangli, Bali, Rabu (6/9/2017), I Ketut Cukup mengaku hingga saat ini masih sedih mendengar kabar anaknya.
Saking sedih dan gelisah yang dia rasakan, sempat dirinya berpikiran untuk mengakhiri hidupnya.
"Sedih perasaan saya mendengar kabar anak seperti ini," ucapnya menahan air mata.
Berdasarkan kabar yang diterimanya, Ketut Cukup mengaku hanya bisa pasrah dengan keadaan tersebut.
Dia mengatakan, jika sebelumnya, Yanti sempat meminta restu untuk bekerja di luar negeri.
Pihaknya pun sempat melarang, dan mengimbau agar Yanti tetap bekerja di wilayah Bali saja.
Namun Yanti tetap bersikukuh untuk bekerja ke Turki.
"Sebelum berangkat sempat bilang mau kerja di luar negeri, saya sudah larang dan mengatakan kerja di sini (Bali) saja. Namun dia tetap bersikukuh, sehingga saya tidak bisa berbuat banyak selain memberi izin," ucapnya lirih.
Diakui oleh pihak keluarga jika selama ini komunikasi antara keluarga dengan Yanti terbilang jarang.
Sebab, anak ketujuh dari sembilan bersaudara ini lebih sering tinggal di Denpasar dengan kerabatnya.
Hal ini pula yang menyebabkan pihak keluarga tidak mengetahui waktu keberangkatan Yanti.
Dituturkan Adik Nyoman Yanti yang bernama Ni Ketut Mursiti, pihak keluarga justru baru mengetahui jika Yanti telah berangkat ke Turki satu setengah bulan setelah keberangkatannya.