Malang Raya
Duh Kok Masih Ada Penipuan yang Mencatut Nama Universitas Brawijaya, Kali Ini Begini Modusnya
Penipuan yang mencatut nama Universitas Brawijaya (UB) terjadi lagi. Modusnya sama dengan penipuan sebelumnya, yaitu penerimaan mahasiswa baru.
Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Tim advokasi Universitas Brawijaya melaporkan seorang mantan pegawai UB, dan seorang pegawai UB ke Mapolres Malang Kota, Kamis (14/9/2017).
Dua orang ini dilaporkan karena diduga memalsukan tanda tangan dan surat dari Rektor Ub, Prof M Bisri.
“Biar polisi yang mengeksekusi. Kalau sudah disidik, kami akan gelar konferensi pers,” kata Dr Priyo Djatmiko, Ketua Tim Advokasi Hukum UB.
Menurutnya, UB akan memecat pegawai yang masih bekerja tersebut.
Akibat perbuatan dua orang itu, korban berinisial TF mengalami kerugian sekitar Rp 150 juta.
Awalnya TF mendapat surat keterangan palsu yang berisi informasi kalau TF diterima di Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, UB melalui jalur mandiri.
“Padahal tidak ada surat keterangan dari rektor saat tes melalui jalur mandiri. Semua peserta yang lolos terdaftar di website,” tambah Priyo.
Penipuan ini terbongkar saat TF daftar ulang di fakultas.
Ketika dicek petugas, tidak ada nama TF.
TF pun merasa heran. Apalagi dia sempat membayar atas kelolosan tersebut.
Bahkan TF menunjukkan surat keterangan yang ditandatangani Prof M Bisri.
Petugas lantas melihat dan mengecek surat dari TF.
Ternyata surat itu palsu.
Petugas langsung melaporkan kasus itu ke universitas.
“Surat itu berisi keterangan yang menyatakan TF diterima di Jurusan Teknik Industri. Padahal sesuai regulasi, tidak ada surat seperti itu,” tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub-malang_20170116_194853.jpg)