Breaking News:

Malang Raya

Kebakaran Hutan, Api Lahap 2 Hektar Hutan Gunungsari Kota Batu

Kebakaran ini berasal dari pembakaran pohon bambu yang disengaja dibakar oleh seseorang yang tidak diketahui.

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Dyan Rekohadi
ISTIMEWA
Petugas BPBD dan masyarakat memadamkan api di hutan di Dusun Kandangan Desa Gunungsari Kecamatan Bumiaji Kota Batu, Rabu (20/9/2017). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Lagi, kebakaran terjadi di kawasan hutan di Kota Batu.

Kali ini api melahap 2 hektar lahan di kawasan hutan di Dusun Kandangan Desa Gunungsari Kecamatan Bumiaji Kota Batu, Rabu (20/9).

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 12.15 WIB ini sempat membuat 25 anggota yang terdiri dari BPBD, Perhutani, kepolisian, Rapi, dan warga sekitar kesulitan memadamkan api.

Sebelumnya terjadi kebakaran di kawasan Gunung Panderman pada Senin (18/9/2017). 

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu, Ahmad Choirur Rochim mengatakan karena api membakar lahan hutan cukup luas, pemadaman membutuhkan waktu yang cukup lama.

"Sekitar hampir jam 4 sore api baru bisa dipadamkan. Karena sangat luas dan keadaan yang panas, membuat api cepat menyebar," kata Rochim.

Apalagi pemadaman api ini dilakukan dengan cara manual.

Ia menyatakan kalau kebakaran hutan ini dikarenakan adanya oknum yang tidak bertanggungjawab.

Ia menjelaskan, kebakaran ini berasal dari pembakaran pohon bambu  yang disengaja dibakar oleh seseorang yang tidak diketahui.

"Saat kejadian pembakaran situasi cuaca cukup panas dan angin cukup kencang sehingga mengakibatkan api menjadi tidak terkendali dan merembet dan meluas ke area hutan yang berbatasan dengan barongan bambu lokasi pembakaran," imbuhnya.

Supervisor Pusdalops BPBD Batu, Ismu Buana, menambahkan, ia mengimbau kepada masyarakat sekitar yang berada di hutan, agar saat musim kemarau tidak membakar apapun di sekitar area hutan mapupun di dalam hutan.

"Kalaupun mereka membakar lahan, harus ditunggu sampai benar-benar padam apinya. Agar tidak meluas," kata Ismu.

Ismu menambahkan, musim kemarau ini diprediksi masih berjalan  sekitar  bulan Movember menjelang Desember

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved