Kamis, 23 April 2026

Malang Raya

Pemkot Malang - USAID Teken Komitmen Berikan Layanan Air Bersih Berkelanjutan

Kerjasama dengan USAID IUWASH PLUS diharapkan akan mendukung Pemkot Malang untuk memastikan adanya ketersediaan air baku yang berkelanjutan.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Dyan Rekohadi
Tribunnews.com
ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pemerintah Kota Malang meneken pernyataan bersama komitmen pelaksanaan program peningkatan akses air minum dan air limbah dokmestik.

Komitmen bersama ini diteken antara Pemkot Malang (wali kota Malang dan pimpinan DPRD Kota Malang) bersama perwakilan USAID.

Beberapa pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) juga turut menandatangani komitmen bersama itu.

Pernyataan komitmen bersama ini merupakan kelanjutan dari kerjasama antara Pemkot Malang dengan Badan Bantuan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID / United States Agency for International Development).

Kerjasama ini di bawah Program USAID IUWASH PLUS (Indonesia Urban Water, Sanitation and Hygiene – Penyehatan Lingkungan untuk Semua).

Pernyataan komitmen bersama itu dilakukan usai 'Visioning Workshop' untuk Program Air Minum, Sanitasi, dan Higienitas di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Rabu (20/9/2017).

Kegiatan itu dipimpin oleh Wakil Wali Kota Malang Sutiaji dan Wakil Direktur USAID Indonesia Ryan Washburn, serta Pimpinan DPRD KOta Malang antara lain Zainuddin.

Wawali Kota Malang Sutiaji mengatakan komitmen peningkatan akses air minum dan pengolahan air limbah domestik menjadi salah satu cara untuk mencapai program 100-0-100 di Kota Malang.

Program 100-0-100 merupakan program universal, termasuk di Indonesia.

100 pertama adalah bagaimana akses air minum terpenuhi untuk masyarakat tercapai 100 persen,

0 yang ke dua adalah bagaimana kawasan kumuh itu hilang hingga target 0 persen.

Serta 100 yang ketiga adalah bagaimana sanitasi lingkungan terpenuhi secara baik baik.

"Kami prioritaskan di daerah kantong kemiskinan. Kota Malang seperti di Kecamatan Sukun yang menjadi kawasan dengan kantong kemiskinan banyak dan kawasan padat penduduk. Kerjasama dengan USAID ini kami harapkan mampu mewujudkan program 100-0-100 itu," ujar Sutiaji.

Salah satu yang dilakukan adalah pengelolaan instalasi pembuangan air limbah (IPAL) skala domestik di permukiman padat penduduk. Keberadaan IPAL itu diharapkan meningkatkan kualitas sanitasi air.

Kerjasama dengan USAID IUWASH PLUS, lanjut Sutiaji, diharapkan akan mendukung Pemkot Malang untuk memastikan adanya ketersediaan air baku yang berkelanjutan untuk memenuhi cakupan 100 persen layanan air minum kepada masyarakat.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved