Jendela Dunia
Teori Baru Lagi, Kiamat Disebukan akan Terjadi di Tanggal 15 Otober Ini
Dalam teori tersebut menyebutkan jika akan ada gempa bumi yang berlangsung selama tujuh tahun.
SURYAMALANG.COM - Ramalan-ramalan yang menyebut waktu hari kiamat di tahun ini nampaknya belum usai.
Setelah muncul isu waktu kiamat di bulan Sepetember lalu, sekaran muncul lagi tanggal baru yang disebut-sebut sebagai waktu kehancura bumi.
Berdasarkan teori konspirasi David Mede menyebutkan jika bumi akan mengalami kiamat pada 23 september 2017, namun tidak terjadi.
Tidak berhenti sampai di situ, ada kabar jika bumi akan mengalami kiamat.
Dilansir dari Metro.co.uk, Teori David Meade memprediksi jika tanggal ini merupakan 'awal dari tujuh tahun masa kesusahan,' yang akan membawa umat manusia berakhir.
Dalam teori tersebut menyebutkan jika akan ada gempa bumi yang berlangsung selama tujuh tahun.
Tak hanya gempa, teori tersebut juga memprediksi jika akan ada angin topan dan tsunami yang akan menghancurkan bumi.
Meade juga meyakini tujuh tahun penghakiman tersebut diduga karena adanya Planet X atau Nibiru yang akan melintasi bumi.
Padahal sebelumnya Meade menyebutkan jika Nibiru akan masuk ke bumi pada 23 September, lalu menghancurkan bumi.
NASA sendiri menyatakan jika mereka tidak mengetahui adanya planet tersebut.
Namun, prediksi yang dikeluarkan made jika kiamat terjadi pada 23 September lalu mulai dipercaya oleh orang-orang.
Pasalnya, pada bulan September lalu banyak terjadi bencana alam misalnya saja badai di Karibia dan Amerika, serta gempa di Meksiko pada tanggal 19 September lalu.
Meade juga mengungkapkan jika tujuh tahun kekacauan tersebut juga mencakup adanya perang nuklir antara Amerika Serikat, Inggris, Rusia, China, Iran, dan Korea Utara.
Namun, tetap saja prediksi jika kiamat akan terjadi pada 23 September tersebut tidak terbukti.
Meade memprediksi jika kiamat akan terjadi pada 15 Oktober nanti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kiamat-atau-tabrakan-planet_20170917_145441.jpg)