Malang Raya
Nugroho Widyanto Diperiksa KPK Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Menjerat Eddy Rumpoko
Dua saksi terkait tertangkapnya Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko, diperiksa oleh tim penyidik KPK, Rabu (18/10/2017).
Penulis: Sany Eka Putri | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, BATU - Dua saksi terkait tertangkapnya Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko, diperiksa oleh tim penyidik KPK, Rabu (18/10/2017).
Dua saksi itu ialah Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (UB) Malang Yusuf Risantoso dan Nugroho Widiyanto.
Nugroho Widiyanto diperiksa oleh KPK karena ia sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) terkait dua proyek pembangunan di Kota Batu. Yakni Pembangunan Pasar Batu Tahap 1 dan Renovasi Rumah Dinas Wali Kota Batu.
Dua proyek ini digarap oleh dua perusahaan yang sama yakni PT Cipta Karya Multi Teknik. Kedua proyek itu sama-sama dilelang tahun 2017.
Pembangunan Pasar Batu sendiri menghabiskan anggaran sekitar Rp 9 Miliar, sedangkan renovasi Rumah Dinas Wali Kota Batu memakai anggaran APBD 2017 sekitar Rp 4,9 Miliar.
Hingga saat ini, kedua proyek pembangunan itu sama-sama masih dalam proses.
Renovasi rumah dinas ini untuk keperluan Wali Kota Batu. Misalnya untuk menyambut kedatangan tamu, bisa dijamu di rumah dinas yang baru.
Plt Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengatakan pembangunan renovasi rumah dinas ini untuk tamu kehormatan Pemkot Batu.
"Sesuai keinginanannya Pak Wali, kalau pembongkaran rumah dinas yang lama ini untuk tamu kenegaraan. Khusus lah bangunan ini," kata dia.
Bangunan ini direncanakan bisa digunakan saat kepemimpinan Wali Kota Batu terpilih, yakni Dewanti Rumpoko.
Dikatakannya, pembangunan renovasi rumah dinas ini untuk mempercantik tampilan saja.
Sebelumnya, rumah dinas lama ini juga digunakan sebagai kantor Wakil Wali Kota Batu, kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP), Sekretaris Daerah, dan masih banyak lagi.
Karena semua kantor sudah berpusat di Balai Kota Among Tani, maka bangunan yang lama dibongkar dan direnovasi.
Sekilas, di halaman depan rumah dinas ini, ada rumput dari bahan sintetis. Karena masih dalam perbaikan maka bagian dalam masih belum diisi apa-apa.
Pihak Pemkot Batu juga tidak tahu apa kaitannya saat ditanya terkait pemanggilan Nugroho Widiyanto sebagai saksi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pejabat-kota-batu-nugroho-widyanto-alias-yeyen-kena-ott_20170825_163200.jpg)