Rabu, 29 April 2026

Malang Raya

45 Kebakaran di Kota Malang dalam 10 Bulan, Kesadaran Pemilik Usaha Masih Rendah

Dari 45 kasus itu, sebagian besar menimpa tempat usaha, 25 peristiwa kebakaran terjadi di tempat usaha.

Tayang:
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Petugas Pemadam Kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar home industri Keripik tempe di Kelurahan Karang Besuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (4/10/2017). Kebakaran in menyebabkan lima pekerja tewas terbakar dan dua luka-luka. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Jumlah peristiwa kebakaran di kota Malang sejauh ini cukup banyak.

Terjadi 45 kasus kebakaran selama Januari - Oktober 2017.

Kejadian terakhir, lima peristiwa kebakaran yang terjadi sejak Sabtu (21/10/2017) malam hingga Minggu (22/10/2017).

"Sebagian besar menimpa tempat usaha, seperti tempat usaha skala kecil maupun rumah yang sekaligus jadi tempat usaha. "

"Dari 45 kasus itu, 25 peristiwa kebakaran terjadi di tempat usaha," ujar Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang Jose Belo kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (24/10/2017).

Dari semua tempat yang terbakar itu, lanjut Belo, petugas tidak menemukan adanya alat deteksi dini kebakaran.

Alat deteksi dini yang dimaksud Belo seperti alat pemadam kebakaran.

"Bahkan alat pemadam kebakaran sederhana yang portabel juga tidak ada. Ini menunjukkan masih rendahnya kesadaran pemilik usaha tentang deteksi dini kebakaran dan pencegahannya," tegas Belo.

Ia mengakui kesadaran masyarakat terkait pentingnya deteksi dini kebakaran dan bagaimana pencegahannya masih rendah.

Ia menyarankan setiap tempat usaha harus memiliki alat pemadam kebakaran ringan.

Belo menunjukkan harga alat pemadam kebakaran ringan yang bersifat portabel terbilang murah mulai dari Rp 335 ribu hingga Rp 1,3 juta.

"Cukup yang sederhana saja, tidak perlu yang mahal-mahal. Saya kira penghasilan tempat usaha itu lebih banyak daripada harga alat pemadam kebakaran ringan ini," tegas Belo.

Sebab, lanjutnya, masyarakat tidak hanya tergantung kepada petugas pemadam.

Masyarakat bisa mencegah terjadinya kebakaran skala besar jika memiliki alat pemadam ringan tersebut.

Seringkali petugas tiba di lokasi, harta benda milik warga sudah habis terlalap si jago merah.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved