Sabtu, 25 April 2026

Jombang

Perampokan Sadis di Jombang, Juragan Beras Tewas Usai Diikat Pakai Kawat

Para pelaku mengambil emas seberat 85 gram, uang Rp 50 juta, motor, dan truk berisi tumpukan beras.

Penulis: Sutono | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sutono
Anggota Polres Jombang melakukan olah TKP di rumah Suyanto, Rabu (8/11/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG – Terjadi perampokan di Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, Jombang, Rabu (8/11/2017) dini hari.

Perampokan itu terjadi di rumah juragan beras, Suyanto (50).

Perampokan itu mengakibatkan Suyanto meninggal dunia saat dalam perjalanan ke RSUD Jombang.

Diduga korban kehabisan oksigen usai disekap para pelaku.

Dari aksinya, perampok menyikat sejumlah perhiasan, uang tunai puluhan juta rupiah, dan truk milik korban.

Kakak korban, Aziz mengungkapkan kejadian berawal saat  istri Suyanto, Munadziroh (47) sedang menonton televisi di ruang tengah.

Tiba-tiba lima orang tidak dikenal sudah berada di dalam rumah korban.

Para pelaku diduga masuk rumah korban dengan cara melubangi tembok pagar rumah korban.

Selanjutnya kawanan perampok masuk rumah.

Suyanto yang sedang tidur di kamar langsung ditodong menggunakan celurit.

“Pelaku juga mengikat korban dengan lakban dan kawat di bagian mulut dan hidung.”

“Munadziroh juga disekap dengan lakban dan kawat.”

“Selanjutnya pelaku memaksa keduanya menunjukkan penyimpanan harta korban,” kata Aziz.

Karena tidak berkutik, pasangan suami-istri (pasutri) itu terpaksa menunjukkan tempat penyimpanan harta bendanya.

Para pelaku mengambil emas seberat 85 gram, uang Rp 50 juta, motor, dan truk berisi tumpukan beras.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved