Arema Malang
Aremania Perlu Tahu, Begini Evaluasi Arema Usai Gagal Masuk 3 Besar Liga 1, Pemain Ini Jadi Sorotan
Arema FC menuai hasil mengecewakan dalam Liga 1 2017. Banyak faktor yang menyebabkan Singo Edan gagal tampil konsisten.
Penulis: Alfi Syahri Ramadan | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Arema FC menuai hasil mengecewakan dalam Liga 1 2017.
Singo Edan harus puas berada di posisi 9 klasemen akhir dengan torehan 49 poin.
Hasil tersebut membuat Arema FC gagal memenuhi target awal musim, yakni menembus tiga besar klasemen.
Banyak faktor yang menyebabkan Singo Edan gagal tampil konsisten.
Hal yang sangat terlihat adalah persiapan tim.
Persiapan tim Arema FC memang kurang matang, terutama persiapan fisik pemain.
Makanya selama Liga 1, tim kebanggaan Aremania itu seperti kehabisan tenaga.
Kepercayaan diri yang terlalu berlebihan juga menjadi penyebab penampilan Singo Edan tidak konsisten.
Usai menjuarai Piala Presiden 2017, Singo Edan seakan menganggap akan menjalani musim yang mudah.
Ternyata hal itu menjadi bumerang.
“Persiapan tim sebelum memasuki kompetisi memang tidak maksimal.”
“Tim tidak mempersiapkan diri untuk kompetisi panjang,” ujar Ruddy Widodo, General Manajer Arema FC kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (16/11/2017).
Selain itu, rekrutmen pemain juga kurang maksimal, terutama lini yang dinilai vital bagi tim, yakni penjaga gawang, dan stoper.
Pemilihan pemain asing juga dinilai tidak maksimal.
Perekrutan Jad Noureddine, dan Juan Pablo Pino dinilai pembelian gagal Arema FC.