Breaking News:

Malang Raya

Siswa SMA Islam Nusantara Beri Keterampilan Membatik Siswa

Sekolah memilih keterampilan membatik karena warisan budaya nusantara yang diakui Unesco. Siswa diajari membuat batik tulis.

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Siswa belajar membatik di SMA Islam Nusantara Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Siswa SMA Islam Nusantara (Smainus) memberi keterampilan membatik untuk siswa jurusan IPA dan IPS.

“Ini sebagai nilai plusnya Smainus. Ini sebagai penciri/kekhasan,” jelas Dr Ari Ambarwati, Kepala Smainus kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (18/11/2017).

Sekolah memilih keterampilan membatik karena warisan budaya nusantara yang diakui Unesco.

Siswa diajari membuat batik tulis.

“Proses membuat batik tulis lama. Ini bagus buat anak-anak. Bahwa untuk mencapai sesuatu, ada proses yang harus ditempuh,” paparnya.

Saat ini siswa masih belajar membuat batik untuk taplak meja.

Jika bagus, juga didorong untuk dijual yang harganya bisa mencapai Rp 50.000 sampai Rp 75.000.

Hasilnya diputar lagi untuk modal.

“Jika sudah tahap membuat batik sandang, saya ingin membelikan mesin jahit. Jadi bisa buat tas,” kata Ambar.

Kegiatan membatik dilakukan setiap Sabtu.

“Awalnya saya agak kagok membatik,” terang Aura Yuniar, siswi kelas 11 IPS.

Setelah lama, dia menikmati.

Karena tahu prosesnya panjang, dia suka membatik.

“Kegiatan seperti ini bagus, karena melestarikan batik,” katanya.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved