Liga 1
Nostalgia, 7 Playmaker Asing Legendaris di Liga Indonesia, Siapa yang Terbaik?
klub Indonesia sering memercayakan posisi pengatur permainan kepada pemain asing. Berikut 7 playmaker asing terbaik di Indonesia.
Dia seolah menjadi penyuplai gol El Loco dan Beto saat itu.
Sayangnya prestasi tertinggi yang didapat Gustavo di Liga Indonesia hanya sampai semifinal ISL 2014 bersama Arema.
Kini kabarnya Gustavo kembali diminati Arema FC.
5. Alejandro Tobar
Alejandro Tobar mengawali kariernya di Indonesia bersama Persib Bandung pada tahun 2003.
Bersama Persib, Tobar berhasil mencetak 15 gol di semua laga Maung Bandung.
Setelah puas bersama Persib, karier gelandang asal chile tersebut berlanjut ke PSMS Medan.
Bersama Alcidio Fleitas dan Saktiawan Sinaga, Tobar berhasil membawa PSMS melaju ke babak 8 besar Liga Indonesia musim 2005.
4. Zah Rahan Krangar
Zah Rahan Krangar mulai terkenal di Indonesia bersama Persekabpas Pasuruan pada tahun 2004.
Bersama Siswanto dan Alfredo Figueroa, Zah Rahan berhasil membawa Persekabpas menjadi tim kuda hitam di Liga Indonesia.
Jasa Zah Rahan kemudian diminati sejumlah raksasa Liga Indonesia seperti Sriwijaya FC dan Persipura Jayapura.
Pada saat Zah Rahan bermain untuk Sriwijaya FC, Sriwijaya FCberhasil memenangkan tiga turnamen, yaitu Piala Indonesia 2007, Divisi Utama Liga Indonesia 2007,dan Piala Indonesia 2010.
3. Ronald Fagundez
Gelandang asal Uruguay ini memulai karier di Indonesia bersama PSM Makassar pada tahun 2003.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/mantan-playmaker-arema-gustavo-lopez-dan-persib-makan-konate_20171123_094757.jpg)