Malang Raya
Saat Kampung Keramat, Kota Malang Berhias Mural, Ada Pocong Cibi-cibi di Rumah Warga
Kampung Kramat kini berhias mural. Sekitar 13 dari 50 rumah di kawasan itu dimural oleh Komunitas Pelangi Nusantara
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
Anggota Komunitas Pelangi Nusantara, Yanti Pelanusa mengatakan kelompok ini biasa melukis di kain, tas, dan sebagainya.
“Tapi sekarang mencoba melukis di tembok,” jelas Yanti kepada SURYAMALANG.COM.
Sebelum melukis, anggota komunitas itu diskusi.
Sebab, setiap orang punya ide dan harus disatukan.
Komunitas ini mengirim dua tim yang terdiri dari enam orang.
Anggota komunitas, Eki Faris dan Ike Putri membuat tema ‘Ada Warna Di Kampung Keramat’.
Muralnya menggambarkan suasana kampung itu.
Tugas Eki adalah menggambar.
Sedang Ike membantu ngeblok warna gambar.
“Saya tidak bisa menggambar,” kata Ike.
Dia membawa 12 cat tambahan sendiri.
Sebab, cat yang disediakan pihak ketiga hanya warna hijau, putih, dan hitam.
Ketua RT 07/RW 3 Kelurahan Kasin, Reni Ernawati menyambut baik mural di kampung itu.
“Dananya dari CSR pabrik cat,” kata Reni.
Mural itu untuk membuat kampung itu memiliki nilai tambah.
“Tidak boleh ada pembangunan di kampung ini.”
“Jika sebelumnya terkesan kumuh, sekarang menjadi lebih menarik,” kata Reni.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/rumah-warga-di-kampung-keramat-di-sekitar-tpu-kasin-kota-malang-dimural_20171125_153708.jpg)