Pilgub Jatim
Emil Dardak Buka-Bukaan Tentang Parpol Pendukung dan PDIP dalam Pilgub, Simak Pernyataanya Ini
Pada pencalonannya kali ini, Emil mengatakan bahwa ia telah berkomunikasi dengan seluruh partai pengusungnya.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Bakal calon wakil gubernur Jatim, Emil Elistianto Dardak mengatakan bahwa pihaknya sangat dekat dengan partai Golongan Karya (Golkar).
Bahkan, tak hanya ada di pemilihan gubernur Jatim saja, Emil mengaku dekat dengan partai berlambang pohon beringin ini sejak mengikuti pilkada Trenggalek 2015 silam.
Golkar menjadi satu di antara tujuh partai yang mengantarkan Emil menjadi Bupati Trenggalek saat itu.
”Saya bisa menjadi bupati Trenggalek karena di situ ada jasa besar partai Golkar. Mereka (Golkar) adalah satu di antara partai pengusung di Trenggalek,” ujar Emil pada sambutannya di Musyawarah Daerah (Musda) VII Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Jatim, Minggu (26/11/2017), di Surabaya.
Selain Golkar, ada enam partai lain yang mengantarkan Emil meraih 76, 28 persen suara pemilih tersebut.
Yakni, PDI Perjuangan, Partai Demokrat, PAN, Gerindra, Hanura dan PPP.
Sementara itu, untuk Pilgub mendatang, Golkar dan Demokrat telah secara resmi memberikan dukungan terhadap Khofifah Indar Parawansa dan Emil.
Selain mereka, belakangan ada pula Hanura, PPP, hingga Nasdem yang belakangan disebut akan ikut bergabung di poros ini.
Pada pencalonannya kali ini, Emil mengatakan bahwa ia telah berkomunikasi dengan seluruh partai pengusungnya.
Termasuk dengan PDI Perjuangan, partai yang telah secara resmi mengusung Saifullah Yusuf dan Abdullah Azwar Anas yang nantinya akan menjadi rival Emil bersama Khofifah.
“Kami telah secara resmi melakukan komunikasi dengan masing-masing Parpol,” ujar Emil di hadapan peserta pertemuan, termasuk sejumlah politisi Golkar.
”Alhamdulillah, kami dengan PDI Perjuangan saling menghormati. Enam lainnya mendukung walaupun belum tentu mengusung."
"Sebab, masih akan menunggu rekomendasi politik masing-masing Parpol,” ungkap Emil di depan ratusan anggota Organisasi sayap kemasyarakatan Partai Golongan Karya (Golkar) tersebut.
Meskipun berbeda pandangan, ia menegaskan akan tetap menjaga persatuan antar Parpol.
”Kita tunjukan bahwa kita sahabat sebagai satu kesatuan, satu NKRI. Jangan sampai perbedaan partai akan memecah belah kita,” tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/emil-dardak_20171126_200029.jpg)