Kamis, 14 Mei 2026

Malang Raya

Diduga Sajikan Tarian Stripsis, Tempat Karaoke di Kota Malang Ini Disegel Polisi

Penyegelan itu dilakukan anggota Polda Jatim. Diduga penyelegelan itu terkait tarian strptis di tempat karaoke itu.

Tayang:
Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Beni Indo
Karaoke Doremi VIP di Jalan Trowulan, Kota Malang yang disegel Polda Jatim sejak Rabu (20/12/2017). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Karaoke Doremi VIP di Jalan Trowulan, Kota Malang disegel sejak Rabu (20/12/2017).

Penyegelan itu dilakukan anggota Polda Jatim.

Diduga penyelegelan itu terkait tarian strptis di tempat karaoke itu.

Karaoke Doremi VIP masih tertutup, Jumat (22/12/2017).

Pantauan SURYAMALANG.COM, ada garis polisi yang membatasi di gerbang masuk karaoke.

Namun garis polisi itu tertutup banner putih besar bertulis Opening Soon Under Construction.

Jadi garis polisi itu tidak terlihat dari depan.

Belum diketahui siapa yang menutup garis polisi dengan banner tersebut.

“Penyegelan karaoke ditangani Polda.”

“Saya baru dapat konfirmasi dari Ditkrimsus Polda Jatim,” ujar sumber internal di Polda Jatim.

Namun, sumber itu mengaku belum tahu detail latar belakang kasus yang membelit tempat hiburan malam itu.

“Intinya, kasus itu ditangani Polda,” paparnya.

Informasi yang dihimpun SURYAMALANG.COM, penutupan tempat hiburan malam itu karena adanya layanan tarian striptis.

“Infonya sih diduga ada striptis sehingga disegel oleh Polda Jatim.”

“Setahu saya, Polres tidak memberi police line di tempat itu,” kata AKP Ambuka Yudha, Kasatreskrim Polres Malang Kota.

Sampai saat ini Polres Malang Kota tidak menerima laporan adanya tarian stripstis tersebut.

“Kami tidak tahu sejak kapan tempat itu disegel,” kata Kompol Nandu Dyanata, Wakapolres Malang Kota.

Informasi lain menyebutkan polisi membawa para penari striptis keluar tempat karaoke.

“Polisi menemukan bukti bahwa ada praktik striptis di karaoke tersebut.”

“Polisi membawa manajer karaoke, papi (penyedia wanita di karaoke), dan para wanita penari,” kata sumber yang enggan disebutkan namanya.

Saat penggerebekan, ada beberapa orang tidak berpakaian dinas.

“Sepertinya polisi.”

“Mereka membawa seorang wanita muda berkulit kuning langsat dan rambutnya disemir.”

“Beberapa saat kemudian, Doremi ditutup.”

“Tapi saya tidak tahu kalau Doremi ditutup oleh polisi,” tambah pria bertubuh gemuk itu.

Sementara itu, Manajer Doremi, Robert mengatakan pihaknya segera memberi penjelasan.

“Nanti ya kita ngobrol-ngobrol,” ujarnya.

Saat ditanya soal tarian striptis, dia belum menjelaskan.

“Saya kabari lagi nanti,” tambahnya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved