Malang Raya
Harapkan Kurangi Impor Daging, Dosen Unisma Kawin Silang Kambing
Hasil peranakan akan lahir pada Mei 2018 karena saat ini baru berjalan satu bulan dan kambing membutukan waktu 5 bulan hamil.
Penulis: Neneng Uswatun Hasanah | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Impor daging kambing masih dilakukan Indonesia dalam jumlah banyak. Untuk mengurangi hal itu, dosen Universitas Islam Malang (Unisma), Dr Ir Inggit Kentjonowati MP berusaha mengawin-silangkan dua jenis kambing Indonesia.
Dua jenis kambing tersebut adalah jenis peranakan etawa (PE) betina dan Boer jantan.
“Jenis PE adalah tipe dwiguna yaitu kambing potong dan perah namun perawakannya tinggi dan tidak bisa gemuk. Sementara jenis Boer adalah tipe pedaging tapi bentuknya pendek dan gemuk jadi performancenya jelek,” jelasnya pada SURYAMALANG.COM, Selasa (26/12/2017).
Dengan kawin silang sistem inseminasi buatan ini diharapkan akan menghasilkan peranakan ternak yang tinggi dan gemuk sehingga performancenya baik untuk tipe potong.
“Hasil peranakan akan lahir pada Mei 2018 karena saat ini baru berjalan satu bulan dan kambing membutukan waktu 5 bulan hamil. Setelah lahir, anaknya akan menjalani evaluasi beberapa aspek. Antara lain bobot lahir, bobot sapih, penambahan bobot, dan ukuran anggota badan,” terang Dekan Fakultas Peternakan Unisma itu.
Secara spesifik, lanjutnya, ukuran anggota badan hewan ideal harus sesuai dengan standar nasional Indonesia.
“Ketika hasilnya sesuai maka akan kami patenkan dengan nama BoerPE dan proses kawin silang juga akan dipatenkan,” ungkap dia.
Jika kawin silang ini berhasil, Unisma akan membangun breeding center agar peternak tidak lagi kesulitan mencari bibit unggul kambing potong.
“Rencananya sekitar 2019/2020 akan ada breeding center. Kami juga bekerjasama dengan peternakan di Kabupaten Malang untuk penelitian dan pemeliharaan,” tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/dosen-unisma-peneliti-kawin-silang-kambing-peranakan-etawa-dan-boer-dr-ir-inggit-kentjonowati_20171226_192136.jpg)