Rabu, 6 Mei 2026

Malang Raya

FH Universitas Brawijaya Malang Jadi Sentra Perkembangan Hukum Indonesia, Ada Pertimbangan Ini

FH UB memiliki agenda pada 2018. Salah satunya membangun laboratorium rujukan hukum sebesar satu pantai di gedung Pascasarjana.

Tayang:
Penulis: Neneng Uswatun Hasanah | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Neneng Uswatun Hasanah
Dekan FH UB, Dr Rachmad Safaat SH MSi meresmikan Pusat Kajian Hukum Migas dan Hukum Pertambangan, Senin (27/11/2017). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Berdasarkan refleksi akhir tahun Universitas Brawijaya, pada 2018 UB akan memfokuskan pada arah pembangunan hukum di Indonesia yang pada kurun waktu 5 tahun terakhir semakin kurang jelas.

Rektor UB, Prof M Bisri dalam refleksi akhir tahun beberapa waktu lalu mengatakan UB memberikan dua rekomendasi, yaitu perlunya dibentuk lembaga khusus leading sector perancangan dan perumusan arah pembangunan hukum nasional ke depan.

Serta agar Presiden, DPR, MA, dan MK hendaknya meningkatkan komitmen kokoh dan tanggung jawab dalam mewujudkan penegakan hukum nasional.

Bentuk nyata kontribusi UB dalam hal tersebut, menurut Dekan Fakultas Hukum UB, Dr Rachmad Safaat SH MSi adalah ditunjuknya FH UB sebagai Sekjen Badan Kerjasama Dekan FH perguruan tinggi negeri se-Indonesia.

“Dengan itu, FH UB juga menjadi sentra perkembangan hukum di Indonesia. Banyak universitas yang melakukan studi banding ke UB untuk uji kelayakan perkembangan fakultas hukum ke depan,” ujarnya pada SURYAMALANG.COM, Minggu (31/12/2017).

Beberapa sivitas akademika FH UB juga menjadi anggota tim perancangan arah pembangunan hukum Indonesia ke depan.

“Kami menyediakan laboratorium dan pusat studi konflik sosial dan agama, legislatif drafting, kontrak drafting, dan alternatif model peradilan,” lanjutnya.

Ia mengakui FH UB memiliki agenda pada 2018. Salah satunya membangun laboratorium rujukan hukum sebesar satu pantai di gedung Pascasarjana.

“Kami melengkapinya dengan 2 lantai perpustakaan hukum hang dikembangkan menjadi perpustakaan hukum konvensional dan digital terlengkap di Indonesia,” tambah Rachmad.

FH UB juga telah meraih akreditasi internasional AUN-QA dan menjadi pelopor peraih akreditas inernasional tersebut.

“Sehingga hal itu yang membuat FH UB dipercaya sebagai standar pendidikan hukum ASEAN yang pusatnya ada di Thailand,” tuturnya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved