Pilkada Kota Malang
ASYIK, MeNaWan, dan SAE Diperkirakan Ramaikan Pilkada Kota Malang 2018, Begini Penjelasannya!
Ada tiga akronim yang muncul untuk tiga pasangan bakal calon, yaitu ASYIK, MeNaWan, dan SAE.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Sejumlah rekomendasi telah turun untuk pasangan calon kepala daerah Pilkada Kota Malang 2018.
Bersamaan hal itu, muncul akronim para pasangan calon itu.
Akronim ini adalah kependekan dari nama pasangan calon.
Ada tiga akronim yang muncul untuk tiga pasangan bakal calon, yaitu ASYIK, MeNaWan, dan SAE.
ASYIK merupakan kependekan dari pasangan M Anton dan Syamsul Mahmud.
Pasangan ini diusung PKB, dan PKS dengan sembilan kursi di DPRD Kota Malang.
MeNaWan adalah akronim untuk pasangan Yaqud Ananda Gudban, dan Ahmad Wanedi.
Pasangan ini diusung PDIP, Hanura, PAN, PPP, dan Nasdem dengan 22 kursi di DPRD.
Sedangkan SAE adalah akronim dari pasangan Sutiaji, dan Sofyan Edi Jarwoko.
Pasangan ini diusung Partai Golkar, dan Partai Demokrat dengan 10 kursi di DPRD.
“Kami memakai ASYIK. Penulisannya ada Y karena nama Pak Syamsul memakai Y di antara S dan A. jadi Anton-Syamsul,” ujar Arief Wahyudi, Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu DPC PKB Kota Malang kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (6/1/2018).
“Kami memakai MeNaWan yang berarti Menangkan Nanda-Wanedi,” kata Dito Arief, Sekretaris DPD PAN Kota Malang.
“Kami memakai SAE untuk Sutiaji-Sofyan Edi. SAE berarti bagus,” ujar Sukarno, Sekretaris DPD Golkar Kota Malang.
Setelah munculnya akronim ini, petugas Parpol maupun kader langsung melempar akronim ini ke dunia maya.
Di antaranya sejumlah grup percakapan Whatsapp.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/maskot-pilkada-kota-malang_20170908_182206.jpg)