Nasional
Fakta Seputar Video Dewasa Bocah dan Tante, Astaga! Ternyata Bukan Satu Atau Dua Video, Tapi . . .
Video dewasa yang melibatkan tiga anak di bawah umur dengan perempuan dewasa didalangi pemuda bernama M Faisal Akbar (30).
SURYAMALANG.COM, BANDUNG - Video dewasa yang melibatkan tiga anak di bawah umur dengan perempuan dewasa didalangi pemuda bernama Muhamad Faisal Akbar (30).
Penyidik Polda Jabar menangkap Faisal di Buah Batu Kota Bandung pada Minggu (8/1/2018).
Kronologi pembuatan video
Kejadian ini bermula saat dia membuat foto m3sum dengan subyek foto anak kecil berinisial Dn (9) dengan perempuan bernama Apriliana alias Intan (28) di sebuah hotel dengan pakaian lengkap.
Dalam pertemuan kedua, Apriliana melakukan sesi foto hanya memakai celana dalam dan bra bersama Dn.
Dn mendapat imbalan Rp 300.000.
Sedangkan Apriliana mendapat total imbalan sebesar Rp 1.6 juta dalam dua kali pertemuan.
Foto-foto itu kemudian diunggah di akun komunitas Facebook bernama Vika.
Ada warga Rusia berinisial R dan N asal Kanada di komunitas ini.
Dua WNA ini belakangan berperan sebagai pemesan video p0rno.
“Pengakuan Faisal, dia diminta R dan N membuat video p0rno anak-anak dan perempuan dewasa,” ujar Irjen Pol Agung Budi Maryoto, Kapolda Jabar, Senin (8/1/2018).
Pada pertemuan ketiga sekitar Mei 2018, Apriliana datang kembali dengan Dn ke di Hotel Mitra yang sudah ditunggu Faisal.
Awalnya, sang bocah berinisial Dn ini enggan melakukan adegan video p0rno, apalagi sampai direkam.
Lantas Faisal menelepon orang tua Dn bernama Susanti.
Faisal minta Susanti datang ke hotel.
Faisal kemudian minta Susanti menyuruh anaknya beradegan m3sum dengan Apriliana.
Teman dekat Dn berinisial Sp (11) juga dihadirkan untuk menemani beradegan m3sum.
Perekaman video m3sum pun dimulai di ruangan kamar hotel Idea's.
“Saat perekaman video, Susanti hadir menyaksikan anaknya beradegan m3sum dengan diarahkan Faisal.”
“Apriliana mendapat imbalan sebesar Rp 1 juta, Dn mendapat Rp 300.000, dan Sp sebesar Rp 100.000,” kata Agung Budi.
Produksi video m3sum pertama yang dibuat Mei 2017 itu kemudian dikirim ke R dan N via aplikasi Telegram.
R dan N kemudian diminta lagi membuat video serupa.
Akhirnya, Faisal membuat video m3sum kedua pada Agustus 2017.
Pembuatan video ini difasilitasi Sri Mulyati alias Cici (36) sebagai perekrut perempuan bernama Imelda Oktaviani alias Imel (27).
Perempuan benama alias Cici menawarkan kepada Imel untuk membuat video porno di Hotel Mitra bersama anak berinisial Rd (9), anak dari Herni.
Di hotel ini, adegan m3sum dilakukan mulai dari balkon kamar hotel dengan direkam dan diarahkan Faisal.
Herni hadir di kamar hotel itu saat perekaman.
“Imel mendapat imbalan sebesar Rp 1,5 juta, orang tua Rd bernama Herni mendapat Rp 500.000, dan Cici mendapat Rp 1 juta,” tambahnya.
Tidak lama kemudian, video m3sum Imel dengan Rd menyebar.
Dia kemudian minta ganti rugi pada Faisal.
Akhirnya Faisal dan Imel ini bertemu.
Imel diberi uang ganti rugi sebesar Rp 2,7 juta, dan biaya Rp 500 ribu untuk mengubah tato di paha kiri.
“Total Rp 3,2 juta yang diterima Imel ini diberikan lagi ke Cici sebesar Rp 250.000, dan Rp 150.000 untuk orang tua Rd,” terangnya.
tujuh orang yang terlibat dalam kasus ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Enam orang sudah ditangkap.
Sedangkan satu tersangka lagi bernama Ismi masih buron.
Dia berperan sebagai penghubung.
“Dalam kasus anak, tersangka dijerat Pasal 81 Undang-undang Perlindungan Anak,” ujarnya.
Alasan pembuatan video
Kepada polisi, Faisal yang bekerja sebagai trader bitcoin ini mengaku dibiayai dua warga negara asing untuk memproduksi video p0rno tersebut.
“Pengakuan saudara Faisal, produksi video porno dipesan dua orang asing.”
“Satu orang berinisial R asal Rusia, dan satu orang lagi berinisial N asal Kanada.”
“Mereka saling kenal di Facebook.”
“Faisal mendapat uang dari dua orang asing sebesar Rp 31 juta,” kata Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto.
Faisal mengaku sudah memproduksi video tiga kali.
Namun, satu video belum disebarkan.
Dua video yang sudah dibuat itu dikirim via Telegram ke R dan N pada Agustus 2017.
“Faisal berperan sebagai sutradara hingga pengarah adegan dalam video tersebut.”
“Dia membayar imbalan semua pihak-pihak yang terkait di video tersebut.”
“Untuk orang asing, kami masih dalami.”
“Berdasar pengakuan Faisal, dua orang asing ini sudah minta video porno lagi,” kata terangnya.
Faisal mengaku melakukan perbuatan bejat tersebut karena alasan uang.
“Saya melakukan ini untuk alasan uang.”
“Saya bekerja sebagai trader bit coin.”
“Saya kenal orang asing via Facebook.”
“Saya dibayar Rp 31 juta,” kata Faisal.
Berita ini sudah dimuat di Tribunwow.com dengan judul Inilah Kronologi, Pengakuan dan Jumlah Video P0rno Anak-anak yang Telah Dibuat oleh Tersangka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/bocah-atau-anak-kecil-bersama-wanita-dewasa-atau-tante_20180108_162048.jpg)