Jumat, 17 April 2026

Malang Raya

Harga Beras Dan Cabai Terus Naik, Ini yang Dilakukan Tim Satgas Pangan Kabupaten Malang

Bila ditemukan adanya penimbunan ataupun permainan harga yang dilakukan oleh siapapun pelakunya akan langsung ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Harga komoditi cabai dan beras di tingkat pedagang pasar Kepanjen Malang yang saat ini terus mengalami kenaikan, Kamis (18/1/2018). Hal itu membuat tim Satgas pangan Polres Malang bersama Pemkab Malang intensif melakukan pantauan dan pengawasan kenaikan harga. 

SURYAMALANG.COM,KEPANJEN - Tim Satgas pangan gerah dengan terus naiknya harga beras dan cabai di Kabupaten Malang.

Meskipun kenaikan harga beras dan cabai tersebut juga terjadi di wilayah lain, tapi untuk Kabupaten Malang yang sebenarnya stok mencukupi bahkan dalam kondisi surplus untuk beras seharusnya tidak perlu ada kenaikan harga.

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan, pihaknya telah mengerahkan tim Satgas pangan dari jajaran intel dan reskrim bersama Disperindag, Bulog, TNI dan lainya untuk terjun ke pasar-pasar memantau dan mencari penyebab kenaikan harga beras dan cabai sekarang ini.

Bila ditemukan adanya penimbunan ataupun permainan harga yang dilakukan oleh siapapun pelakunya akan langsung ditindak sesuai hukum yang berlaku.

"Tapi untuk sementara ini tim Satgas pangan belum menemukan adanya penimbunan dan permainan harga di pasar. Dan kami saat ini masih terus cari dan telusuri mengapa harga naik di lapangan," kata Yade Setiawan Ujung, Kamis (18/1/2018).

Dijelaskan Yade Setiawan Ujung, tim Satgas pangan sebelumnya telah mendapat informasi kenaikan harga khususnya untuk beras yang kini mencapai Rp 12 ribu hingga Rp 13 ribu perkilogram.

Harga beras dinaikkan dengan alasan terjadinya gagal panen karena musim hujan dengan curah hujan tinggi sehingga stok menurun.

Akan tetapi, kenyataanya di lapangan banyak petani yang melakukan panen dan penggilingan padi sekarang ini ramai memproduksi beras tentunya stok beras melimpah.

Hanya saja, sampai sekarang belum diketahui berapa harga beras di tingkat petani atau penggilingan untuk dibandingkan dengan harga di pasar pada kualitas dan jenis beras sama.

"Dari situ nanti akan bisa diketahui mengapa ada kenaikan harga yang terus terjadi. Bila kenaikan itu sesuai hukum pasar ya tidak menjadi masalah. Tapi kalau ada persoalan ya akan dilakukan penindakan," tandas Yade Setiawan Ujung yang juga Ketua Tim Satgas Pangan Polres Malang.

Sedangkan untuk harga cabai, Yade Setiawan Ujung menyebut, dari laporan tim Satgas Pangan murni karena terjadinya penurunan stok akibat tanaman cabai gagal panen.

Ini setelah tanaman cabai mengalami kerusakan dan mati disebabkan tingginya curah hujan yang terjadi saat ini.

"Jadi untuk kenaikan harga cabai disimpulkan sementara murni kondisi lapangan dan sesuai hukum pasar, tidak ada unsur penimpunan ataupun permainan harga," ucap Yade Setiawan Ujung.

Bila benar temuan tersebut yang didapat tim Satgas, tentunya bertolak belakang dengan keluhan petani di Gondanglegi yang sempat menyebut harga jual cabai mereka anjlok di awal Januari ini.

Baca: Aneh, Harga Cabai Jatuh Saat Musim Hujan, Para Petani Cabai di Malang Menjerit

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved