Rabu, 15 April 2026

Cerita Empat Mantan Perunding Gerakan Aceh Merdeka ke Helsinki

GERAKAN ACEH MERDEKA. Ia padam sejak 13 tahun silam. Kini, para mantan pejuangnya ke #Helsinki. Mari, simak sejarah modern Indonesia.

Editor: yuli
istimewa
Empat mantan juru runding GAM, M Nur Djuli, Shadia Marhaban, Munawar Liza Zainal, dan Bachtiar Abdullah berkunjung ke Kantor Crisis Management Initiative (CMI) di Helsinki, Finlandia, dan bertemu pimpinan lembaga itu, Martti Ahtisaari, Rabu (24/1/2018). 

Namun, ia berharap CMI hendaknya jangan berpangku tangan saja melihat kesuksesan perdamaian Aceh sesudah bertahan hingga 12 tahun.

Tapi harus pula hadir mengawasi dan memonitor perkembangan perdamaian dan terlibat aktif mendorong para pihak untuk berdialog dan membangun komunikasi lanjutan, sehingga persoalan Aceh dan Jakarta bisa diselesaikan tanpa mengganggu sendi perdamaian.

Ahtisaari dengan serius mendengarkan informasi terkini dari Aceh yang disampaikan para mantan anggota perunding GAM di Helsinki dan ia menanggapinya dengan positif.

Ia juga menceritakan bahwa setelah sukses memediasi perundingan RI-GAM, kini CMI kebanjiran permintaan untuk memediasi konflik yang terjadi di berbagai penjuru dunia.

"Damai di Aceh tidak akan berhasil kalau bukan karena komitmen dan ketulusan kedua belah pihak. Demikian juga untuk menjaga damai ini, perlu ketulusan kedua belah pihak, sehingga bisa dipertahankan selama-lamanya," demikian Martti Ahtisaari. Serambi Indonesia/Yarmen Dinamika

Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved