Selasa, 19 Mei 2026

Surabaya

Kasus Perawat Raba-Raba Pasien Perempuan Berlanjut, Polisi Telah Tetapkan Tersangka

Kabar penetapan tersangka ini dibenarkan Laubbag Humas, Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Djafar, Sabtu (28/1/2018).

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Dyan Rekohadi
Instagram.com
Pasien wanita mengalami pelecehan di RS. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Polisi menunjukkan antusias tinggi dalam menangani kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan perawt pria pada pasien perempuan di Rumah Sakit National Hospital yang viral.

Hanya dalam waktu sehari setelah terduga ditangkap dan diperiksa, kini ploisi telah menaikkan statusnya.

Jn, oknum perawat yang bekerja di National Hospital, Surabaya hari ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Setelah sebelumnya, Jumat (27/1/2018) berstatus saksi.

Kabar ini dibenarkan Laubbag Humas, Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Djafar, Sabtu (28/1/2018).

"Sudah ditetapkan sebagai tersangka, akan ada rilis jam 10.00 WIB nanti akan kami hadirkan teraangka," ungkapnya kepada awak media," katanya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Jn, terduga pelaku pelecehan seksual kepada pasien wanita National Hospital Surabaya, sempat pergi ke Malang pada Kamis (25/1/2018).

Sebelum akhirnya kembali ke Surabaya dan menginap di salah satu hotel di Surabaya.

"Alhamdulilah menemukan terduga pelaku pelecehan seksual di sebuah rumah sakit. Jn yang memiliki alamat KTP di Jl Bebekan Jagalan Sidoarjo ini diamankan di sebuah hotel di Surabaya, kurang lebih pukul 5.10 WIB," sebut Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan, Jumat (26/1/2018).

Terduga plaku Jn diamankan saat mau cek out dari hotel bersama istrinya.

Sebelum keluar, petugas langsung melakukan pemeriksaan dan identifikasi.

Hasilnya cocok dan petugas mengamankan sebuah kendaraan yang dibawa Jn.

Rudi menerangkan, anggotanya sudah mencari Jn sejak Kamis (25/1/2018) kemarin.

Begitu berkoordinasi dengan manajemen National Hospilal, polisi mendapat alamat tempat tinggal Jn yang statusnya sudah dikeluarkan dari National Hospital.

"Tim kami sempat mendatangi rumah tempat tinggal Jn, tapi tak ditemukan. Katanya sebulan sudah tak tinggal di rumah itu," tutur Rudi.

Anggota, kata Rudi, terus berusaha mencari keberadaan Jn. Informasi dari tetangga, teman dan keluarga terus digali.

Akhirnya upaya yang dilakukan membuahkan hasil dengan dilakukan penangkapan di sebuah hotel.

Diberitakan sebelumnya, Jn sudah diburu polisi sejak Kamis (25/1/2018) kemarin. Tapi, pelaku menghilang dan saat dijemput di rumahnya tidak ada.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved