Breaking News:

Jawa Timur

Terciduk, PNS Sumenep Madura Selingkuh dengan Biduan Dangdut, Digerebek di Kamar Kos

proses mediasi buntu, maka baik istri Jony dan suami Ririn melanjutkan perbuatan perselingkuhan tersebut ke ranah hukum di Polres Sumenep

Penulis: Moh Rivai | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Moh Rivai
Pasangan selingkuh, Jony (merunduk) dan Ririn (tengah) saat diperiksa di Kantor Satpol PP Kabupaten Sumenep, Minggu pagi (11/2/2018). 

Terciduk, PNS Sumenep Madura Selingkuh dengan Biduan Dangdut, Digerebek di Kamar Kos

SURYAMALANG.COM, SUMENEP - Satpol PP Sumenep, Madura, menggerebek pasangan selingkuh di sebuh kamar kos di Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, Sumenep, Minggu (11/2/2018).

Pasangan tersebut, salah satunya adalah sebagai abdi negara alias PNS. Pasangan ini sama-sama sudah memiliki rumah tangga dan memiliki anak.

Pasangan selingkuh yang terciduk adalah Jony (37) Warga Desa Kasengan, Kecamatan Manding, Sumenep, sebagai PNS Kecamatan Manding dengan Ririn (29) penyanyi dangdut warga Desa Kertasada, Kecamatan Kalianget, Sumenep.

Awal mula penggerebekan itu atas laporan Dewi (istri Jony ) kepada Satpol PP jika dia sudah lama mendapatkan kabar kalau suaminya berselingkuh dengan seorang penyanyi.

Sehingga ia pun berinisiatif untuk mengintai keberadaan suaminya saat pergi ke kantor dan pada saat keluar rumah pada waktu libur kerja suaminya. Hingga pada suatu saat Dewi mendapatkan info akurat tentang keberadaan suaminya di sebuah tempat kos di Desa Babbalan sedang bersama perempuan selingkuhannya.

Maka, pada Sabtu malam, Dewi segera melaporkan keberadaan suaminya ke Satpol PP dan diteruskan dengan penyelidikan yang dilakukan petugas Satpol PP.

Setelah dipastikan benar keberadaannya, maka sekitar pukul 03.00 WIB. Petugas Satpol PP yang dipimpin langsung Kasat Pol PP, Fajar Rahman dengan didampingi istri Jony, mendatangi rumah kos tersebut.

Dan, setelah kamar yang ditempati kedua pasangan mesum digedor lalu dibuka, memang benar keduanya sedang berada di dalamnya.

"Kedua pasangan ini langsung kita bawa ke kantor dan dilakukan pemeriksaan awal,” ujar Fajar Rahman, kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (11/2/2018).

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved