Malang Raya
Rebutan Anak, Pendeta Choirul Anwar dan Mantan Istri Tak Mau Berdamai
PENDETA CHOIRUL ANWAR. Ia lapor polisi bahwa anaknya diculik. Ternyata, pelakunya mantan istrinya. Kisah lengkapnya-->>
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: yuli
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Choirul Anwar, pendeta yang lapor polisi bahwa anaknya, Gracella Narwastu Anwar (3), diculik ternyata tidak mau menempuh jalur kekeluargaan meski anaknya sudah kembali.
Sebaliknya, mantan istri Choirul Anwar, Nimas Ayu, juga tidak bersedia menempuh penyelesaian secara kekeluargaan.
"Sama-sama mau didampingi pengacara masing-masing. Akhirnya sampai tadi siang, keduanya belum memberikan keterangan secara resmi karena menunggu pengacara. Keduanya juga tidak mau menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan," ujar Kasubag Humas Polres Malang Kota, Ipda Marhaeni, kepada SURYAMALANG.COM, Senin (12/2/2018).
Heni menyebutkan, Gracella sudah kembali ke tangan ayahnya.
Grace, Choirul dan Ayu juga berkumpul di Unit Pemeriksaan Perempuan dan Anak (PPA) untuk proses lebih lanjut.
Hanya saja, keterangan resmi belum didapatkan polisi karena Choirul dan Ayu sama-sama menunggu pengacara.
Heni pun mengaku belum mengetahui siapa dua perempuan yang oleh Choirul disebut telah menculik anaknya.
Sebelumnya, Grace diambil oleh tim Satreskrim Polres Malang Kota di rumah orangtua Nimas Ayu di Tulungagung.
Minggu (11/2/2018) sekitar pukul 23.00 Wib, Grace dibawa kembali ke Polres Malang Kota. Ibu kandung Grace juga ikut dalam penjemputan itu.
"Nah untuk dua orang perempuan yang disebut mengambil si bocah dari rumah itu masih kami dalami. Karena dua belah pihak belum bercerita detik," tegas Heni.
Heni menambahkan, Grace sangat lengket dengan sang ayah. Tetapi di satu sisi, ia juga minta digendong oleh ibunya. Heni mendapatkan penuturan ini dari penyidik Unit PPA yang menangani perkara itu.
Seperti diberitakan, seorang pendeta di Kota Malang, Choirul Anwar yang akrab disapa Tembel melapor ke Polres Malang Kota.
Ia menyebut anaknya, Gracella (3), diambil dua perempuan yang tidak dikenal oleh pembantu rumah tangganya, Sabtu (11/2/2018).
Choirul menyebut anaknya diambil dari rumahnya di Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang.
Choirul langsung mencurigai dalang penculikan anaknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/penculikan-anak-pendeta_20180212_184656.jpg)