Timnas Indonesia

Haruskah Marko Simic Dinaturalisasi? Butuhkah Timnas Indonesia Dengannya?

Timnas Indonesia telah memiliki Ilija Spasojevicyang juga merupakan pemain naturalisasi dari Montenegro.

Editor: eko darmoko
BolaSport.com
Ekspresi penyerang Persija Jakarta, Marko Simic, dalam pertandingan Piala AFC 2018 melawan Tampines Rovers, Rabu (28/2/2018). 

SURYAMALANG.COM - Publik sepak bola Tanah Air digemparkan dengan penampilan gemilang Marko Simic bersama Persija Jakarta.

Marko Simic baru bergabung ke Persija Jakarta pada akhir musim lalu.

Hingga saat ini, bomber asal Kroasia itu telah bermain dalam 12 penampilan bersama Macan Kemayoran.

Namun, 11 di antaranya hanya bersifat laga persahabatan dan pra-musim.

Barulah kemarin Simic tampil perdana di kompetisi resmi bertajuk Piala AFC menghadapi Tampines Rovers pada Rabu (28/2/2018).

Pertama kali turun di ajang resmi, Simic tak menunjukkan rasa grogi sedikit pun.

Pemain berusia 30 tahun itu bahkan langsung nyetel dan memborong tiga gol ke gawang Tampines.

Simic berperan besar dalam membantu timnya meraih kemenangan 4-1 pada laga tersebut.

Tambahan hat-trick itu membuat Simic total mencetak 17 gol dalam 12 laga sejauh ini.

Karena keberingasan Simic itu, muncul wacana untuk menaturalisasi dirinya menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Namun, apakah keputusan untuk menaturalisasi Simic itu diperlukan oleh Timnas Indonesia?

Ditilik dari posisi bermain, Simic adalah pemain nomor 9 alias penyerang tengah.

Di posisi itu, Timnas Indonesia telah memiliki Ilija Spasojevicyang juga merupakan pemain naturalisasi dari Montenegro.

Spaso juga memiliki catatan prestasi yang cukup luar biasa.

Musim lalu, Spaso merupakan salah satu tokoh penting di balik kesuksesan Bhayangkara FC menjuarai Liga 1.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved